Angkasa Pura 2

Pembatas Jalan Busway Bikin Tambah Kemacetan

Rubrik Iskandar AbubakarKamis, 5 Mei 2016
pagar pengaman busway1

Pemerintah DKI Jakarta sedang melakukan pemasangan pagar di Jl Sudirman dan beberapa jalan lainnya yang dilewati Busway. Pemasangan pagar dimaksudkan untuk mengurangi pelanggaran penggunaan busway oleh kendaraan pribadi, namun tindakan ini di pihak lain akan mengurangi kapasitas jalan di luar Busway secara signifikan.

Berdasarkan ilmu Geometik Jalan kapasitas jalan perkotaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya lebar lajur, komposisi kendaraan, tanjakan/turunan, dan salah satu yang signifikan adalah jarak bebas dari objek yang tingginya lebih dari 15 cm di atas permukaan jalan, dan semakin dekat semakin besar pengaruhnya.

Pembuatan pagar pembatas jelas akan mengurangl kapasitas jalan karena dua alasan pertama berkurangnya lebar lajur dengan adanya kaki pagar yang lebih lebar dan kedua karena pagar tidak dilengkapi dengan bahu sehingga berada tepat berada di pinggir/di atas lajur dan kedua karena pagarnya itu sendiri.

ISKANDAR

Menurut Manual Kapasitas Jalan Indonesia yang disederhanakan setiap pengurangan lebar lajur 10 cm dari lebar lajur standar 3,5 m akan mengurangi kapisatas jalan sebesar 1,6 persen dari kapasitas jalan.

Sedang dengan adanya pagar pemisah mengurangi kapasitas jalan bisa mencapai 23 persen. Pengurangan ini terjadi karena perasaan kawatir pengemudi akan membentur pagar, sehingga menurunkan kecepatan kendaraan yang juga berarti mengurangi kapasitas jalan.

Memang permasalahan utama dari busway adalah disiplin lalu lintas lainnya sehingga akhirnya Pemerintah Daerah mengambil langkah untuk meningkatkan disiplin dengan membuat pagar, karena ketidak mampuan untuk melakukan enforcement.

Untuk mengurangi keparahan kemacetan lalu lintas pada jalan-jalan yang dibangun pagar busway akan lebih baik bila dikembalikan ke ketinggian sebelum dirubah, namun perlu enforcement yang lebih baik dan efektif, tentunya dengan menggunakan perangkat electronic.

Iskandar Abubakar, Mantan Dirjen Perhubungan Darat, Ketua GRSP-Indonesia @iskandarabu