Angkasa Pura 2

Syahbandar Sunda Kelapa Pimpin Pemeriksaan KM Sabuk Nusantara 46 Di Kepulauan Seribu

DermagaJumat, 6 Mei 2016
2016-05-05 15.57.37

JAKARTA (beritatrans.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa mengirimkan satu kapal patroli KN. 5134 dan Marine Inspector (IM) untuk membantu selamatkan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 46 yang kandas di perairan Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Kamis (5/5/2016) kemarin.

IMG-20160506-WA013_edit

“Kami juga kirimkan tim selam untuk memeriksa bagian bawah kapal yang kandas,” kata Kepala KSOP Sunda Kelapa Letkol Marinir Benyamin Ginting kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Jumat (6/5/2016).

Benyamin mengatakan, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok dan KSOP Kepulauan Seribu juga mengirimkan masing-masing satu unit kapal patroli yaitu KN 348 dan KN 355 untuk bersama-sama mengawal KM Sabuk Nusantara 46 agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan.

IMG-20160506-WA014

“Setelah dilakukan penyelaman oleh tim selam KSOP Sunda Kelapa, diketahui bahwa propeler KM Sabuk Nusantara 46 patah sekitar 50 centimeter,” kata Benyamin Ginting.

Meskipun demikian lanjut Benyamin, KM Sabuk Nusantara 46 masih bisa berlayar meskipun dengan kecepatan rendah yaitu sekitar 8,5 knot dengan beban muatan terbatas juga.

IMG-20160506-WA016_edit

“Kapalnya sudah berlayar meninggalkan Pulau Kelapa sekitar pukul 11.45 WIB tadi. Sekarang sedang sandar di Pulau Pramuka untuk mengangkut penumpang,” katanya.

Benyamin Ginting menjelaskan, sesuai hasil rapat koordinasi yang melibatkan KSOP Sunda Kelapa, KSOP Kepulauan Seribu, PLP Kelas I Tanjung Priok, Disnav Kelas I Tanjung Priok, Dishub. Kepulauan Seribu, dan Nakhoda serta ABK KM Sabuk Nusantara 46, diputuskan bahwa kapal tersebut tidak akan singgah di Pulau Untung Jawa, melainkan langsung ke Pelabuhan Sunda Kelapa.

“Jadi dari Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka, KM Sabuk Nusantara 46 akan langsung menuju Pelabuhan Sunda Kelapa. Tidak singgah ke Pulau Untung Jawa terlebih dahulu seperti biasanya,” kata Benyamin.

Keputusan tersebut setah dilakukan cek fisik oleh Marine Inspector KSOP Sunda Kelapa dan KSOP Kepulauan Seribu. Juga hasil tes fisik ulang oleh tim penyelam KSOP Sunda Kelapa yang kemudian dilakukan briefing yang dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Sundan Kelapa Benyamin Ginting.

IMG-20160506-WA017_edit

“Hasil briefing diputuskan kapal laik layar dengan jumlah muatan terbatas,” katanya.

Selain itu, selama pelayaran menuju Pelabuhan Sunda Kelapa, KM Sabul Nusantara 46 akan mendapat pengawalan dari KN 5134, KN 348, dan KN 355. Pengawalan tersebut untuk memastikan agar tidak terjadi sesuatu hal yang buruk menimpa KM Sabuk Nusantara 46 yang baru beberapa bulan diresmikan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama. (aliy)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari