Angkasa Pura 2

Kapal Spirit Of Majapahit Mulai Berlayar Menuju Jepang

DermagaRabu, 11 Mei 2016
20160511_101345-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kapal ekspedisi Spirit of Majapahit 2016, Rabu (11/5/2016) dilepas Deputi Bidang SDM, IPTEK dan Budaya Maritim, Kemenko Maritim dan Sumberdaya, Safri Burhanuddin di Marina Ancol untuk memulai pelayaran menuju Jepang.

Pelepasan Spirit of Majapahit yang ditandai dengan pemecahan kendi di haluan kapal itu juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Majapahit Marwoto, dan Japan Admiration Community (masyarakat Jepang pecinta budaya).

Safri saat melepas kapal kayu tersebut di Marina Ancol, Jakut mengatakan pelayaran Spirit of Majapahit hari ini penuh dengan nilai budaya dan sejarah. “Kita melakukan napak tilas pelayaran Majapahit ke Jepang pada abad ke 15.”

Kapal kayu dengan panjang sekitar 20 meter, dilengkapi layar ini dibuat di Sumenep (Madura) dan finishing di Juana , Jateng.

Kapal tersebut tahun 2010 pernah berlayar dengan tujuan Jepang tapi karena ada badai di Palipina kembali lagi ke tanah air. Selanjutnya pada 2011 rencananya kembali mau berlayar ke Jepang tapi batal karena di negara matahari terbit tersebut dilanda tsunami., kata Safri.

Menurut Safri Burhanuddin perjalanan kapal Spirit of Majapahit sekarang ini akan menghabiskan total waktu sekitar 50 hari atau pada bulan Juli mendatang baru sampai di Tokyo, Jepang.

Kapal dengan penumpang sekitar 10 orang terdiri dari 6 ABK asal Sulawesi , mahasiswa dan wartawan ini akan menempuh rute Ancol, Pontianak, Berunai Darussalam, Manila ,Taiwan , Okinawa dan Tokyo.

Semula kita akan melalui Surabaya menuju Tarakan melalui laut Sulu menuju Manila. Tapi karena rawan pembajakan Abu Sayyaf rute dialihkan melalui Pontianak, kata Safri.

Seorang anggota Japan Admiration Community, Takajo mengatakan kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan Berita Trans , pada abad ke 15 Majapahit lima kali mengunjungi Ryukyu sekarang Okinawa, Jepang . Sementara orang Okinawa 9 kali berkunjung ke Majapahit. (wilam)

loading...