Angkasa Pura 2

Capt. Arifin: Peserta Diklat VTS Operator Harus Mampu Tingkatkan Pelayanan Ke Masyarakat

SDMKamis, 12 Mei 2016
Peserta Diklat Selamat

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Serap seluruh ilmu dan pengalaman selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan (diklat) di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BPPTL). Semua itu akan menjadi bekal untuk meniti karier dan prestasi yang lebih baik terutama bagi kalian, sebagai aparatur Pemerintah di bidang perhubungan.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, BPSDM Perhubungan Capt. Arifin Soenardjo,M.Hum saat membuka Diklat Bintara Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) sekaligus penutupan Diklat Vesel Traffic System (VTS) Operator di BPPTL di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Selanjutnya, ata dia, harus bisa diapliaksikan di tempat kerjanya masing-masing guna meningkatkan pelayanan ke masyarakat sekaligus mengamankan aset dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalian adalah SDM profesional di bidangnya masing-masing. Tunjukkan kalian mampu sekaligus bisa menjadi contoh dan teladan di baik di tempat kerja atau dalam kehidupan di masyarakat.

Alumni Diklat VTS Operator, menurut Capt. Arifin tentu harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa, termasuk kapal yang tengah berlayar atau sandar di pelabuhan dengan baik. Indonesia adalah negara maritim yang dilalui ribuan kapal setiap hari.

“Mereka harus bisa dilayani dengan baik, selamat, aman dan nyaman. Semua itu akan menjadi bagian tugas Anda setelah kembali ke tempat kerja masing-masing,” sebut Capt. Arifin di dampingi Kepala BPPTL Dr.Capt. Mashudi Rafik, M.Sc.

“Tugas utama aparatur perhubungan adalah meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi. Sebagai operator radio VTS, kalian harus memberikan kontribusi yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Dengan komunikasi yang baik dan efektif, keselamatan dan keamanan pelayaran akan bisa diwujudkan bersama,” pesan Capt. Arifin.

Oleh karena itu, mantan Ketua STIP Jakarta itu meminta seluruh peserta terlebih yang sudah selesai diklat di BPPTL mempunyai kemampuan, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi pada rakyat, bangsa dan negara.

“Kini zaman sudah berubah. Rakyat sebagai pengguna jasa harus dilayani dengan baik dan memuaskan. Semua itu menjadi bagian dari kehadiran negara di masa rakyat,” terang Capt. Arifin.

Sejalan dengan berlakunya Era Pasar Bebas ASEAN atau MEA, tambah Capt. Arifin, semua SDM Perhubungan Laut dimanapun berada, baik di kantor, kapal, darat, di menara suar sampai di radio VTS harus baik dan profesional.

Selain itu juga memberikan pelayanan terbaik. “Jika tidak, maka pelan tapi pasti semua itu akan diisi oleh SDM asing yang lebih baik dan kini bebas masuk ke pasar Indonesia,” tandas Capt. Arifin.

Peserta Diklat Ramai2

Tingkat Kelulusan 100%

Dalam laporan pendidikannya, Kepala BPPTL Dr.Capt. Mashudi Rafik mengatakan, Diklat VTS Operator diikuti 28 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka semua dinyatakan lulus atau dengan tingkat kelulusan 100%. Sedang Diklat Bintara KPLP baru dimulai hari ini, diikuti 30 orang peserta dari seluruh Indonesia.

“Peserta Diklat VTS Operator dilakukan selama 41 hari kalender dengan praktek kerja lapangan di VTS Benoa Bali. Mereka telah dibekali pengetahaun baik teori atau praktek. Metode pendidikan diberikan dengan cara diskusi dan pemecahan masalah (problem solving), tentunya dengan mengangkat berbagai topik aktual di dunia pelayaran,” sebut Capt.Mashudi Rafik.

Dia menambahkan, berbagai pengetahuan teknis serta teori telah diberika selama diklat sesuai tingkat dan kemampuan masing-masing. “Kini semua kembali pada para peserta untu lebih mengembangkan lagi saat bekerja di lapangan dan melayani rakyat dengan lebih baik tentunya,” tegas Capt. Rafik.(helmi)