Angkasa Pura 2

Kapal Cepat Rute Bali – Gili Trawangan Segera Ditertibkan

DermagaSabtu, 14 Mei 2016
Wisawatan di Gili Trawangan

LOMBOK UTARA (BeritaTrans.com) – Rencana penertiban penyeberangan langsung menggunakan kapal cepat dari Bali ke Gili Trawangan bakal segera terealisasi.

“Tahun ini sudah mulailah penertiban langsung kapal cepat itu,” ujar Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dikutip dari Lombok Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (14/5).

Untuk memuluskan rencana penertiban kapal cepat itu, pihaknya mengaku terus berkoordinasi dengan jajaran SKPD terkait di Pemprov NTB. Mulai dari menyiapkan regulasi, hingga memaksimalkan sarana prasarana untuk mendukung rencana penertiban kapal cepat itu.

Sejauh ini, menurut Najmul, memang banyak pihak yang mencoba menghalau penertiban kapal cepat ini. Mereka memiliki kepentingan masing-masing sehingga menentang rencana pemerintah untuk menghentikan penyeberangan langsung dari Bali ke tiga gili.

Termasuk suara penolakan dari para pengusaha kapal cepat di Bali yang menentang. “Ya kita tidak perlu minta persetujuan pelaku usaha kapal cepat itu. Ini kan daerah kita dan kita punya otoritas membuat kebijakan,” kata Najmul.

Tahun ini, lanjut Najmul, Pemkab akan membangun pelabuhan berskala besar di Teluk Nara. “Nantinya, semua kapal cepat dari Bali atau dari daerah mana pun harus transit ke pelabuhan Teluk Nara itu. Tidak bisa lagi langsung bersandar di Trawangan,” kata Najmul.

Penertiban kapal cepat itu juga untuk memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang bisa diperoleh dari masuknya wisatawan ke Trawangan.

Selama ini, banyak wisatawan dari Bali yang ke Trawangan menggunakan kapal cepat tak membayar retribusi ke daerah karena sulitnya pengawasan akibat penyeberangan langsung.

“Miliaran potensi PAD setiap tahun, hilang akibat penyeberangan langsung kapal cepat ke Trawangan,” pungkas orang nomor satu di Lombok Utara itu. (ray).