Angkasa Pura 2

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Garuda Diamankan Petugas Bandara Sentani

Bandara KokpitSabtu, 14 Mei 2016
Ilustrasi poskotanews.com

MERAUKE (BeritaTrans.com) – Victor Mangihut Hatigoran, seorangpegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Daerah Merauke mengaku membawa bom kepada petugas Avsec pada saat boarding di depan pintu pesawat Garuda GA 656 tujuan Merauke.

Aksi nekat bercanda Viktor ini, beritasatu.com merilis membuat dirinya langsung diamankan petugas keamanan Bandara Sentani.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Parige kepada SP, Sabtu (14/5) siang, mengatakan kejadian berlangsung pukul 7.30 WIT tadi pagi.

Dia mengemukakan pada pukul 07.25 WIT penumpang bernama Victor Mangihut Hatigoran dengan penerbangan Garuda GA 656 boarding melalui pintu 4 Garbarata 1.

Lalu sekitar Pukul 07. 30 WIT pada saat Victor Mangihut Hatigoran tepat di depan pintu pesawat oleh petugas Avsec pesawat Garuda bernama Wahyu bertanya kepada bapak Victor Mangihut Hatigoran.

“Bapak bawa barang kabin terlalu banyak isinya apa saja?” Lalu dijawab, “saya membawa bom.”

“Dan selanjutnya Victor mengemukakan bahwa yang dimaksud bom cake (roti bom),” kata Kabid Humas.

Selanjutnya Wahyu melaporkan kepada Chip Avsec Garuda atas nama Wawan HTP utk dilakukan tindakan selanjutnya. Pukul 07. 35 WIT, Victor Mangihut Hatigoran dibawa menuju ruang security untuk diambl keterangan dan dilakukan pengecekan terhadap barang tersebut.

Pukul 07.40 WIT dilakukan pengecekan terhadap barang bawaan berupa tas tenteng warna hitam berisi Laptop Merk Assus, GPS, most, hard disk eksternal, 1 unit handphone samsung, 2 blackberry, 1 nokia, 1 camera digital, charger laptop,1 kue bread talk dan 4 kotak kue. Pukul 08.00 WIT Avsec atas nama Andi P melakukan penyidikan terkait aksi bercanda Bandara Sentani. (ani).

loading...