Angkasa Pura 2

AKBP Mansyur: Polri Usulkan Truk Dilarang Operasi Sejak H-7 Sampai H+7 Lebaran 2016

Aksi Polisi KoridorKamis, 19 Mei 2016
AKBP Mansyur  Korlantas

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengusulkan pelarangan operasi kendaraan angkutan barang (truk) pada H-7 sampai H+7 Lebaran 2016. Kebijakan itu diharapkan bisa meningkatkan pelayanan arus mudik Lebaran 2016 sekaligus mencegah terjadinya kemacetan panjang selama perjalanan arus mudik mulai H-7 sampai H+7 Lebaran.

Diharapkan arus lalu lintas masa mudik Lebaran 2016 makin baik dan lancar. “Menjadi komitmen Pemerintah terutama Pimpinan Polri bahwa arus mudik Lebaran 2016 harus lebih baik dan tidak ada kemacetan panjang lagi,” kata Kasubdit Inventarisasi, Identifikasi dan Rekayasa Korplantas Polri AKBP Mansyur menjawab BeritaTrans.com disela-sela diskusi Perencanaan Angkutan Lebaran 2016 oleh Balitbang Perhubungan di Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Dengan pelarangan truk angkutan berat, lanjut dia, perjalanan arus mudik di Tanah Air akan lancar. Konsekuensinya para pelaku usaha hendaknya bisa mengantisipasi dan menambah stok barang dalam jumlah cukup sampai H+7 Lebaran.

Menurutnya, prediksi Kementerian Perhubungan menyebutkan sekitar 17,99 juta orang lebih akan pulang mudik terutama dari Jakarta dan sekitarnya ke kampung halaman dengan berbagai moda transportasi di Indonesia.

“Polri sebagai aparat penegak hukum akan bekerja optimal untuk menjaga dan mengatur lalu lintas selama arus mudik terutama dari H-7 Lebaran mendatang,” kata Mansyur.

Dari identifikasi Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub dan juga Korlantas Polri, masih ada13 titik kemacetan lalu lintas darat mulai dari Merak di Banten – Jawa barat- Jawa Tengah sampai Sidoarjo di Jawa Timur.

“Khusus jalur mudik di pantura Jawa, titik krusial kemungkinan akan terjadi kemacetan adalah di exit tol Brebes Timur, Jawa Tengah. Disana adalah titik temu antara jalur pantura dengan kendaraan yang keluar dari tol di Brebes Timur,” sebut Mansyur.

Dikatakan, semua harus diantisipasi dengan baik. Salah satunya, dengan pelarangan operasi truk angkutan barang bersumbu lebih dari empat. Pihak Polri khususnya jajaran Ditlantas akan dikerahkan untuk pagar betis di sepanjang jalur mudik di Pantura dan jalur Selatan Jawa.

“Khusus di exit tol Brebes Timur akan dijaga ketat oleh aparat gabungan baik Polri. Selain itu masih ada aparata pemerintah dan komponen masyarakat yamg akan ikut menjaga kelancara arus mudik di daerah pantura Jawa Tengah itu,” papar Mansyur.

Tambah Titik Check Point

Selain itu, dia menambahkan, Polri akan menambah titik check point menjadi 13 lokasi, masing-masing 7 titik di pantura dan 6 titik lainnya di jalur selatan Jawa.

“Di ceck point itu akan disediakan tempat istirahat, minum kopi dan teh gratis sekaligus istirahat yang enam dan nyaman bagi para pemudik, terutama mereka yang menggunakan sepeda motor,” papar Mansyur.

Mansyur menambahkan, semua jajaran Polri di wilayah baik Polda atau Polres, akan diminta menyediakan fasilitas dan pelayanan terbaik ke warga yang pulang mudik. “Nanti akan dilombakan dan dinilai, siapa yang terbaik. Kepada mereka akan diberikan hadiah dan penghargaan dari pimpinan Polri,” terang Mansyur.

Jajaran Polri baik di pusat atau daerah selalu siap menjaga dan mengamankan arus mudik Lebaran 2016. Polri sebagai aparat penegak hukum, pelindung dan pelayanan masyarakat siap menjalankan tugasnya di lapangan.

“Perjalanan mudik dan perayaan Lebaran tahun 2016 harus semakin baik, selamat dan aman di perjalanan sekaligus bisa menikmati liburan bersama keluarga masing-masing,” tegas Mansyur yang juga pamen Polri itu.(helmi)‎

loading...