Angkasa Pura 2

Athub RI Di London Tayangkan Video Pembangunan Pelabuhan Dalam Sidang IMO MSC

DermagaKamis, 19 Mei 2016
2016-05-19 22.03.33

LONDON (BeritaTrans.com) – Atase Perhubungan (Athub) RI di London memperkenalkan pembangunan pelabuhan Indonesia pada saat acara Coffee Break Sidang IMO MSC, yang disponsori oleh Indonesia pada 19 Mei 2016. Pengenalan itu melalui sejumlah tayangan Video yang mendapatkan sambutan luar biasa dari para Delegasi Negara Anggota IMO lainnya.

2016-05-19 22.03.57

Sidang ke-96 International Maritime Organization (IMO) Maritime Safety Committee (MSC) di Kantor Pusat IMO, London Inggris, tersebut digelar 10-20 Mei 2016, Kasubag Hubungan Masyarakat Ditjen Hubla, Wisnu Wardana, dalam rilis kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Kamis (19/5/2016) tengah malam.

“Pengenalan pembangunan pelabuhan yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Jokowi dan Menteri Perhubungan ini terasa tepat karena bulan April lalu Presiden Joko Widodo datang ke IMO menyampaikan pidato di depan para pemangku pemerintahan di negara-negara maritim,’ ujar Athub RI di London, Simson Sinaga.

Selain itu, seperti tahun tahun sebelumnya, untuk World Maritime Day 2016 akan mengambil tema: “Shipping: Indispensable to the world”. Pemilihan tema dimaksud didasari oleh adanya hubungan penting antara pelayaran dan masyarakat dunia serta untuk meningkatkan kesadaran terhadap relevansi dari peranan IMO sebagai badan regulasi untuk pelayaran internasional yang rencananya akan dirayakan di Kantor Pusat IMO pada 29 September 2016.  

Hal ini sejalan dengan penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, merupakan program-program utama dalam pemerintahan Presiden Jokowi guna mewujudkan Indonesia sebagai proros maritim dunia.

Dengan demikian, saat ini pusat gravitasi geo-ekonomi dan geo-politik dunia sedang bergeser dari Barat ke Asia Timur, negara-negara Asia sedang bangkit. Momentum ini menunjang cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia. (awe).

loading...