Angkasa Pura 2

15 Rute Penerbangan Dicabut dan Dikurangi Frekuensinya Selama Periode Januari-Mei 2016

Bandara KokpitSenin, 23 Mei 2016
IMG-20160421-WA013

JAKARTA (beritatrans.com) – Lantaran tidak menjalankan pelayanan sesuai ketentuan, selama periode Januari-Mei 2016, 15 rute terdiri dari enam penerbangan dicabut dan sembilan rute dikurangi frekuensinya oleh Kementerian Perhubungan.

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hemi Pamurahardjo, suatu rute bila tidak dilayani tujuh hari berturut-turut maka rute atau frekuensi pada rute tersebut dicabut.

“Ketentuan itu tertuang pada PM 25/2008 dan 40/2016,” kata Hemi di Jakarta, Senin (23/5/2016).

15 rute tersebut diantaranya PT Trigana Air Service satu rute Jayapura-Oksibil pengurangan frekuensi rute (28 frek), PT Asi Pudjiastuti (Atambua-Kupang, pengurangan satu frekuensi), PT Travel Express (Manado-Sorong-pencabutan izin), PT Tri M G Intra Asia Airlines (Balikpapan-Halim-pencabutan izin), dan PT Citilink Indonesia (Jakarta-Pangkalpinang dan Lombok-Surabaya- pengurangan frekuensi).

Selain itu maskapai PT Kalstar Aviation (Balikpapan-Samarinda dan Balikpapan-Pontianak-pencabutan izin). PT Garuda Indonesia (Denpasar-Surabaya dan Ende-Kupang-pengurangan frekuensi), PT Sriwijaya Airlines (Jakarta-Pekanbaru-pencabutan izin, Makasar-Gorontalo, Makasar-Kendari, Makasar-Sorong-pengurangan frekuensi), dan PT NAM Air (Jakarta-Pontianak-pencabutan izin). (omy)