Angkasa Pura 2

Angkut 10 Ton Kabel Curian Dari Dasar Laut, Kapal Reva II Ditangkap Polair

DermagaKamis, 26 Mei 2016
10-ton-kabel-bawah-laut-diamankan-dari-km-reva-2_20160526_130349

BINTAN (BeritaTrans.com) – Jajatan Polair Mabes Polri menangkap kapal KM Reva II di kawasan perairan Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (25/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Kapal tersebut ditangkap karena membawa kabel curian seberat 10 ton.

Selain mengamankan kapal dan kabel tersebut, polisi juga mengamankan seorang tekong dan delapan orang Anak Buah Kapal (ABK).

Komandan Kapal Perkakak – 3017 Mabes Polri, AKP Hodge Daniel Aritonang yang memimpin penangkapan kapal tersebut menjelaskan penangkapan kapal tersebut bermula dari kecurigaan patroli Kapal Pekakak – 3107 terhadap kapal kayu itu di sekitar perairan Bintan

“Saat kami melaksanakan patroli rutin, kami mencurigai kapal kayu itu hingga dilakukan pemeriksaan, dan ternyata kecurigaan kami benar kami menemukan kabel curian di kapal tersebut,” ungkap Daniel, Kamis (26/5).

“Awalnya mereka mengaku berat kabel itu 6 ton, kemudian dilakukan pengembangan kembali, didapati 4 ton lainnya,” lanjut Daniel.

Adapun modus yang dilakukan oleh pelaku dalam melaksanakan aksinya ialah dengan menurunkan salah seorang penyelam dan menarik kabel hingga ke atas.

“Salah satu dari mereka turun menyelam untuk mengambil kabel, kemudian ditarik ke atas kapal. Sampai diatas mereka baru memotongnya,” terang Daniel.

Dari keterangan yang didapatkan dari para pelaku, mereka berangkat dari kelong langsung menuju perairan Bintan pada Selasa (24/5) sekira pukul 01.00 WIB.

“Mereka berlayar sudah sejak hari Selasa lalu berangkat dari kelong. Untuk kasus dan para pelakunya kita limpahkan ke Direktorat Polair Polda Kepri ” pungkas Daniel.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, saat ini kapal KM Reva II dan 10 ton kabel curian tersebut telah diamankan di kantor Polair Polda Kepri, Sekupang. Sedangkan para pelaku yakni Ifan (33) sebagai penyelam, Ajuadi (43) Nahkoda, Laeni (39) ABK, Parnadi (32) ABK, Ibnu Sahib (26) ABK, Abu kari (56) ABK, Khairul (59) ABK dan Bejo untung (27) ABK sedang menjalani pemeriksaan di kantor tersebut. (ray).