Angkasa Pura 2

Menteri BUMN Terkesan Eloknya Bandara Kualanamu

BandaraMinggu, 29 Mei 2016
IMG-20160529-WA0007

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Saat mengunjungi Bandara Kualanamu, Menteri BUMN Rini Soemarno terkesan dengan eloknya bangunan fisik dan pelayanan bandara terbesar kedua yang dikelola PT Angkasa Pura II itu.

Kesan itu disampaikan Menteri BUMN kepada Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, yang mendampinginya saat mengunjungi bandara di Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, tersebut pada Minggu (29/5/2016) pagi.

Kepada jajaran PT Angkasa Pura II, Rini meminta agar kinerja Bandara Kualanamu terus ditingkatkan, termasuk dalam menggenjot pariwisata. Menteri juga meminta agar PT Angkasa Pura II lebih kencang lagi dalam mendukung wisata Danau Toba, terutama melalui pengembangan Bandara Silangit.

“Merespon perintah Bu Menteri, kami menyatakan siap untuk menggenjot kinerja bandara-bandara di lingkungan PT Angkasa Pura II, termasuk Bandara Kualanamu,” ungkap Budi Karya kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans.

Budi mengemukakan PT Angkasa Pura II menggandeng konsultan asal India, GVK Airport, untuk menambah jumlah penumpang di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. “Kami ingin mengembangkan Kualanamu,” ujarnya.

Saat ini jumlah penumpang di Kualanamu sekitar 20 ribu dalam sehari atau sekitar 8 juta dalam setahun. Dengan menggaet konsultan sekaliber GVK, ia berharap jumlah penumpang di Kualanamu meningkat 10 persen dalam kurun empat tahun.

Apalagi, ia menuturkan Kualanamu memiliki lahan sekitar 100 hektare yang bisa menampung penumpang sampai 15 juta dalam setahun. Karena itu, untuk mencapai target tersebut, Budi bersama GVK tengah menyiapkan berbagai strategi. Meningkatkan penerbangan untuk yang pergi umrah, misalnya.

Menurut dia, selama ini jemaah asal Sumatera masih menggunakan Jakarta sebagai pemberangkatan umrah. Dengan berfungsinya Kualanamu, ia akan mengalihkan penerbangan ke Arab Saudi itu. “Jemaah dari Sumatera tidak harus ke Jakarta lagi,” ucapnya. (awe).

loading...