Angkasa Pura 2

5.234 Kendaraan Ditilang Di Kota Bekasi 16-29 Mei 2016

Aksi Polisi KoridorSenin, 30 Mei 2016
operasi

KOTA BEKASI (BeritaTrans.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bekasi Kota, mencatat sebanyak 5.234 pengendara yang terjaring Operasi Patuh Jaya 2016 yang dilaksanakan sejak 16-29 Mei 2016. Pengendara roda dua yang mendominasi pelanggaran selama pelaksanaan operasi di wilayah hukum Polresta Bekasi Kota.

“Hasil akhir kegiatan Operasi Kepolisian Terpusat Patuh Jaya 2016, telah dilakukan penindakan dengan penilangan kepada 5.234 pelanggar dan teguran dengan menggunakan blanko teguran kepada 335 pelanggar,” ujar Kasat Lantas Polresta Bekasi Kota, Kompol Bayu Pratama Gubunagi, Minggu (29/5).

Dia menjelaskan, target pelaksanaan operasi selama 14 hari tersebut, difokuskan pada dua titik jalan yaitu di Jalan Ahmad Yani-Bekasi Selatan dan Jalan Sersan Aswan-Bekasi Timur. “Lokasi pelanggaran terbanyak berada di Jalan Ahmad Yani,” tuturnya seperti dikutip beritasatu.

Target sasaran operasi kepada pelanggaran marka jalan dan kendaraan melawan arus serta pelanggaran lainnya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Pola penindakan 100 persen represif dengan tujuan memberikan efek jera kepada pelanggar sehingga diharapkan akan meningkatkan kedisiplinan serta kepatuhan pengguna jalan serta menekan jumlah pelanggaran dan laka lantas,” ungkapnya.

Kegiatan Operasi dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi serta bersinergi dengan instansi lain yaitu unsur TNI, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi dan Jasa Raharja serta unit-unit di jajaran kepolisian sebagai tim pendukung.

Lebih lanjut dia menjelaskan pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua sebanyak 3.632 pelanggaran.

Pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua antara lain, tidak berhenti di dalam marka berhenti atau ruang henti khusus (RHK) sebanyak 995 pelanggar, tidak ada kelengkapan surat-surat kendaraan sebanyak 686 pelanggar, serta pengendara yang melawan arus lalu lintas sebanyak 425 pelanggar.

Sedangkan untuk pengendara roda empat, pihaknya mencatat ada 1.567 pelanggaran, selama pelaksanaan operasi.

Jenis pelanggaran terbanyak yang dilakukan pengendara roda empat antara lain, tidak ada kelengkapan surat-surat kendaraan sebanyak 431 pengendara, berhenti di RHK sebanyak 327 pengendara.

“Satlantas Polresta Bekasi Kota sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik yang tergabung dalam satuan tugas didukung instansi terkait lainnya, mengedepankan penegakan hukum disertai kegiatan preemtif dan preventif secara selektif prioritas untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas menjelang Idul Fitri 2016,” pungkasnya. (lia).