Angkasa Pura 2

STPI Tambah Tiga Simulator dan Tiga Pesawat Latih Baru

Kokpit SDMSenin, 30 Mei 2016
Pesawat Latih STPI2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) akan segera menerima tiga simulator pesawat untuk taruna. Selain itu, tiga pesawat latih baru, dari 51 pesawat latih yang dibeli dengan dana multiyear dari tahun 2015. Pesawat itu akan tiba di Indonesia untuk memperkuat diklat penerbang di Kampus STPI, Curug, Tangerang, Banten.

Tiga simulator tersebut akan langsung digunakan untuk memperkuat dan mempercepat proses diklat calon penerbangan di STPI. Selain itu juga tambahan tiga pesawat latih baru, yang merupakan bagian dari 51 pesawat latih yang dibeli tahun 2015 silam.

Kasubag Humas Dan Rumah Tangga STPI Drs. Suherman membenarkan rencana kendatangan tiga simulator pesawat serta tiga pesawat latih baru ke Kampus STPI.

“Mungkin 1-2 dua pekan ke depan simulator pesawat dan pesawat latih baru akan tiba di STPI. Mereka akan langsung dioperasikan untuk proses diklat para taruna penerbang,” katanya menjawab BeritaTrans.com di Tangerang, Senin (30/5/2016)

Diharapkan seluruh taruna penerbang yang sekarang di kampus STPI bisa cepat selesai dan mulai tahun 2017 mendatang bisa menerima taruna baru. Saat ini masih ada ratusan taruna penerbang yang harus menyelesaikan diklat termasuk jadwal latihan terbang, karena fasilitas yang terbatas.

“Untuk tujuan itulah, STPI mendatangkam simulator baru yang dibeli dengan anggaran tahun 2016. Sedang pesawat latih dibeli dengan dana multiyear termasuk tiga pesawat latih single engine yang akan segera datang itu,” jelas Suherman.

Sebelumnya, STPI sudah memiliki simulator berbagai jenis pesawat baik boeing 737 series, serta airbuss sampai yang tipe terbaru. Kampus STPI juga bekerja sama dengan Garuda Indonesia Training Centre (GITC). Mereka bisa saling memanfaatkan simulator pesawat untuk menjaga dan meningkatkan rating pilot atau pendidikan calon pilot di Tanah Air.

Seperti diketahui, saat ini sudah datang tiga pesawat latih baru ke STPI, tapi pesawat multi engine. Pesawat latih baru itu sudah mulai dioperasikan untuk pendidikan dan latihan terbang para penerbang di Kampus STPI.

“Pesawat itu baru bisa meningkatkan rating pilot dari semula CPl single engine menjadi CPL multi engine. Pelan tapi pasti, proses diklat pilot di STPI makin cepat dengan kualitas lebih tinggi yaitu CPL multiengine,” kata Kajur Penerbangan Capt. Roy Nainggolan saat dikonfirmasi BeritaTrans.com.

Kendati begitu, tambah Capt. Roy, STPI sudah berkomitmen untuk mempercepat proses diklat penerbang. Selain cepat prosesnya, rating mereka juga meningkat dari CPL single engine menjadi CPL multi engine,” tegas Capt. Roy.(helmi)