Angkasa Pura 2

Indonesia Maksimalkan Peluang jadi Anggota Dewan ICAO

Bandara KokpitSelasa, 31 Mei 2016


JAKARTA (beritatrans.com) – Indonesia terus memaksimalkan peluang dengan terus berusaha agar dapat terpilih menjadi anggota Dewan organisasi penerbangan sipil internasional (ICAO‎-international civil aviation organization) 2016-2019.

“Peluang itu ada, lobby-lobby kita lakukan baik oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri (para duta besar), dan Kementerian lain,” jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Hemi Pamurahardjo menjawab beritatrans.com, Selasa (31/5/2016).

Selain itu, menurut Hemi, pihaknya juga terus melakukan pembenahan-pembenahan pada aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan jasa penerbangan nasional.

“Saat ini Indonesia sudah memeroleh nilai 94 persen kepatuhan terhadap aturan keamanan penerbangan internasional (ICAO/USOAP),” kata Hemi.

Tak hanya itu saja, ‎untuk kepatuhan pada aturan keselamatan penerbangan internasional (ICAO/USOAP), lanjut Hemi, Indonesia telah memeroleh nilai 70 persen.

“Dan mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa lolos categori 1 FAA,” imbuh Hemi.

Seperti diketahui, Indonesia telah mendapat dukungan dari 25 negara berkembang untuk menjadi anggota Dewan ICAO.‎ Sementara suara yang harus dikumpulkan minimal 125 suara. Dengan menjadi anggota Dewan ICAO, Indonesia akan memiliki hak untuk turut serta menentukan kebijakan penerbangan dunia. (omy)