Angkasa Pura 2

Aptesindo Harapkan TPS Priok Bisa Operasi 24 jam Bulan Juni 2016

DermagaRabu, 1 Juni 2016
20160429_103851-1-3-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Sementara Indonesia (Aptesindo) mengharapkan Bea dan Cukai Tanjung Priok memberikan izin kepada Tempat Penimbunan Sementara (TPS) beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu (24/7) untuk kegiatan Pindah Lokasi Penimbunan (PLP) pada bulan Juni 2016 ini.

Harapan itu diungkapkan Ketua Umum DPP Aptesindo Reza Darmawan kepada BeritaTrans. com dan tabloid mingguan Berita Trans, Rabu (1/6/2016).

“Saat ini kita masih diberi izin memberikan layanan sampai pk 17.00 WIB dan bisa diperpanjang sampai pk 20.00 WIB dengan mengajukan izin lembur ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Priok,” katanya.

Tempat Penimbunan Sementarra TPS) yaitu area tempat Pindah Lokasi Penimbunan (PLP) kontainer yang masih dalam pengawasan kepabeanan dari Terminal.

Reza mengatakan kalau TPS hanya memberikan layanan dari pagi sampai sore saja waktunya sering bersamaan dengan kegiatan delivery atau kontainer yang mau keluar.

Sementara itu Ketum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Widijanto mengatakan akibat layanan TPS belum 24/7 sering merugikan pemilik barang.

Misalnya, pemilik barang kontainernya harus PLP karena sudah melebihi waktu tiga hari di Terminal . Tapi pemilik barang tidak bisa PLP karena TPS sudah tutup. Akibatnya pemilik barang kena finalty harus bayar biaya penumpukan di terminal 900 % dari tatif dasar.

Widijanto mengatakan dulu pemerintah mencanangkan semua stake holder di pelabuhan memberikan layanan 247 untuk menjamin kelancaran arus barrang. Tapi tidak bisa jalan dengan berbagai alasan dari masing masing stake holder.

“Sekarang kita mengharapkan paling tidak TPS saja dulu menerapkan layanan 24/7 agar kontainer yang harus PLP tidak terhambat oleh jam kantor. Apalagi Priok sekarang ini sering macet sehingga kalau PLP pada malam hari diharapkan tidak terlalu macet.

Selain itu, tambah Widijanto, dengan penerapan e- seal (Segel Electronik) sekarang ini, Bea dan Cukai bisa monitor setiap pergerakan kontainer.

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Fajar Doni beberapa waktu lalu mengatakan pelayanan Pemindahan Lokasi Penimbunan (PLP) kontainer di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) akan dilakukan 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu (24/7) apabila hasil monitoring dan evaluasi terhadap e- seal ( segel elektronik) berjalan lancar tanpa hambatan.

Dihubungi via WhatsApp kemarin, Fajar Doni mengatakan monitoring dan evaluasi e-seal hingga kini masih berlangsung. “KPU Bea dan Culai Tipe A Tanjung Priok sedang melakukan koordinasi dengan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) serta Direktorat Teknis dan Kepabeanan agar hasilnya lebih lengkap (komprehensif), katanya.

Apabila hasil evaluasi e-seal berlangsung lancar baik dari segi jaringan, sistem, SDM, monitor dan lain lain, KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok akan memberikan izin pelayanan 24/7 bagi TPS. (wilam)