Angkasa Pura 2

Penumpang KA Paling Tinggi Dibandingkan Pesawat Udara dan Kapal Laut

Dermaga Emplasemen KokpitRabu, 1 Juni 2016
Penumpang mengantre memasuki gerbong kereta Jaka Tingkir tujuan Pasar Senen Jakarta - Purwosari Solo di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Jumlah penumpang angkutan umum periode April 2016 moda transportasi udara, kapal laut dan kereta api (KA) mengalami penurunan dibandingkan Maret 2016. Tapi, tren penurunan itu hampir selalu terjadi setiap tahun karena memang low season. Tai dari tiga moda tersebut, penumpang KA tercatat paling besar yaitu 28,4 juta orang.

“Jumlah penumpang pesawat udara April 2016 tercatat 6,1 juta orang. Sedang jumlah penumpang kapal laut periode sama tercatat sebesar 1,1 juta orang. Sementara, jumlah penumpang KA April tercatat sebesar 28,4 juta orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin kepada pers di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Dia menambahkan, data BPS menyebutkan, jumlah penumpang KA periode Januari-April 2016 tercatat sebesar 111,9 juta orang. “Arus penumpang KA yang paling besar diangkut dari Daerah Operasi (Daops) I Jakarta atau sebaliknya. Sejauh ini, pengguna jasa KA masing paling dominan, khususnya di lintas Jawa,” papar Suryamin.

Sementara, total penumpang pesawat udara domestik atau dalam negeri periode Januari-April 2016 tercatat mencapai 24,6 juta orang. Khusus penumpang udara nasional April 2016 tercatat ada 6,1 juta orang. Sedang jumlah penumpang data international mencapai 4,7 juta orang.

“Arus penumpang pesawat udara paling besar melalui Bandara Ngurah Rai Bali, disusul Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kedua bandara itulah yang paling banyak melayani penumpang udara, termasuk wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia,” jelas Suryamin.

Dia menambahkan, sampai April 2016 volume penumpang kapal laut tercatat paling kecil dibandingkan moda transportasi lainnya. Pengguna kapal laut biasanya meningkat menjelang libur Lebaran atau natal dan Tahun Baru, untuk beberapa rute tertentu.

“Penumpang kapal laut periode Januari-April 2016 tercatat 4,9 juta orang. Untuk pnumpang kapal laut paling banyak di daerah Indonesia timur, seperti dari Tanjung Priok atau Tanjung Perak tujuan NTT. NTBm Sulawesi, Maluku dan Papua,” terang Suryamin.

“Volume penumpang angkutan umum April rata-rata turun dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara, akumulasi penumpang angkutan umum periode Januari-April masih naik dibandingkan periode sama tahun 2015 silam,” tegas Suryamin.(helmi)

loading...