Tak Laik Laut, 27 Kapal Wisata Disita

  • Oleh :

Kamis, 02/Jun/2016 08:06 WIB


PARIAMAN(BeritaTrans.com) Dianggap tidak memenuhi standar keselamatan berlayar serta tak mengantongi izin, sebanyak 27 kapal wisata disita Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).Kepala Dinas perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan, ke-27 kapal wisata tersebut tidak diizinkan membawa penumpang sebelum memenuhi kelengkapan dan syarat."Kami mengambil langkah tegas dalam hal ini, tidak ada keringanan jika menyangkut keselamatan," kata dia, seprti dikutip dariRiau Mandiri.co, Rabu (1/6/2016).Ia mengatakan, ke-27 kapal wisata tersebut memiliki berbagai kekurangan seperti, jumlah pelampung minimal, perpanjangan izin berlayar yang sudah mati dan kelengkapan dokumen lainnya.Yota Balad menambahkan, pihaknya akan membantu para pengusaha kapal dalam mengurus dokumen yang masih kurang sehingga kembali bisa membawa penumpang. "Kami akan coba mempermudah para pengusaha kapal sekaligus bagaimana upaya memajukan sektor pariwisata bahari," ujarnya.Ia berharap, seluruh pihak termasuk pemilik kapal, dapat memahami langkah dan tindakan yang dilakukan tersebut demi menjaga serta mengutamakan keselamatan pengunjung. TENGGELAMSebelumnya satu kapal wisata penyeberangan Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumbar, tenggelam dihajar badai. Kapal Selat Bungo itu digulung gelombang setelah sepuluh menit berlayar menuju Pulau Angso Duo, Minggu (29/5).Informasi yang berhasil dihimpun Padang Ekspres (Jawa Pos Group) di lokasi, karamnya kapal wisata penyeberangan bermuatan 14 orang dengan nahkoda Bambang (32), warga Karan Aur tersebut terjadi pada sekitar pukul 11.20 wib.Setelah meninggalkan pantai dan berangkat menuju pulau Angso Duo, berselang 10 menit dan 15 meter dari bibir pantai, tiba-tiba kapal diterjang gelombang pada sisi belakang kapal. Tingginya gelombang merendam lambung kapal. Setelah 15 menit berselang, air laut yang terus masuk menenggelamnya separuh lampung kapal. Tingginya genangan air membuat 14 orang yang seluruhnya merupakan penumpang yang berasal dari Kota Padang ini menjadi panik.Dalam waktu singkat, tim SAR BPDB kota Pariaman, Satpol Air Polres Pariaman yang siaga di pinggir pantai dan dibantu nelayan langsung melakukan upaya penyelematan. Jarak titik karamnya kapal yang dekat dengan bibir pantai membuat evakuasi korban dan kapal ke daratan berlangsung cepat. "Kita baru menyeberang, sekitar 10 menitan, tiba-tiba kapal kami dihembas gelombang dan air laut masuk ke lambung kapal. Saya dan penumpang lain panik karena kapal nyaris terbenam seluruhnya," ujar salah seorang penumpang, Musjasman kepada pers.Setelah dilakukan upaya penyelamatan, akhirnya 14 orang penumpang berhasil dievakuasi. Yakni Musjasman (45), Elfira (39), Vinda (31), Rika (35), Musda Fitriani (39), Hafidh (3), Disha (3), Niusma R (36) Padang, Hartita (5), Nofrianti (42), Aulia (7), Amid (35), Ipah (50). Begitu sampai di pantai, mereka mendapatkan perawatan ringan. (anky).

Tags :