Angkasa Pura 2

Dishubtrans DKI Jakarta Minta Bantuan Syahbandar Sunda Kelapa Tempatkan Personel di Posko Terpadu Kali Adem

DermagaSabtu, 4 Juni 2016
Rakor_Ginting_Anis

JAKARTA (beritatrans.com) – Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta (Dishubtrans) meminta bantuan kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa untuk menempatkan personelnya di Posko Terpadu Keselamatan Pelayarn di Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara.

“Permintaan bantuan itu terkait dengan upaya penertiban kapal-kapal ojek yang beroperasi dari Kali Adem ke sejumlah wilayah di Kepulauan Seribu yang banyak melanggar peraturan keselamatan pelayaran sesuai UU No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran,” kata Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa Letkol Marinir Benyamin Ginting kepada beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans di Jakarta, Sabtu (4/6/2016).

Permintaan bantuan tersebut berdasarkan Surat Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Nomor: 4236/-1-813 tertanggal 30 Mei 2016 Tentang Permohonan Penugasan Anggota Tim Terpadu di Pelabuhan Kali Adem.

Surat permintaan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Drs. Andri Yansah, MH, tersebut sebagai tindak lanjut surat Kadishubtrans DKI Jakarta sebelumnya yang bernomor: 3912/ -1.812.5 tertanggal 17 Mei 2016 tentang permohonan percepatan pemenuhan aspek kelaiklautan kapal penumpang traditional kepada KSOP Sunda Kelapa yang ditindak lanjuti dengan rapat pada 21 Mei 2016 di KSOP Sunda Kelapa dengan mengundang seluruh pemilik kapal penumpang tradisional.

Pada pertemuan itu sekaligus dilakukan verifikasi kelengkapan dokumen keselamat kapal, serta identifikasi kendala terhadap pemenuhan kelengkapan dokumen tersebut.

Dalam rapat itu juga disepakati pembentukan Posko terpadu yang terdiri dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, KSOP Sunda Kelapa, dan Dishubtrans DKI Jakarta.

“Posko terpadu ini bekerja mulai 1 – 5 Juni 2016,” kata Benyamin Ginting. (aliy)

loading...