Angkasa Pura 2

Tak Laik Laut, Kapal Ojek Dilarang Operasi di Pelabuhan Kali Adem

DermagaSabtu, 4 Juni 2016
Kapal_Ojek

JAKARTA (beritatrans.com) – Kapal-kapal penumpang traditional atau yang sering disebut kapal ojek, dilarang beroperasi di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, kecuali sudah memenuhi aspek kelaiklautan kapal sesuai UU. Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.

Berdasarkan dokumen yang diterima beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans, Sabtu (4/6/2016), ketentuan larangan itu mulai berlaku sejak 1 Juni 2016 kemarin berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta Drs. Andri Yansyah, MH Nomor: 290/4E/2016 tertanggal 30 Mei 2016 Tentang Pengaturan Tambat Labuh Kapal di Dermaga Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta.

Dalam Surat Edaran itu disebutkan bahwa mulai 1 Juni 2016 kapal-kapal yang tambat labuh di Dermaga Dishubtrans DKI Jakarta wajib memiliki sertifikat kelaiklautan kapal.

Selain itu, operator kapal wajib memiliki izin usaha sesuai persyaratan yang berlaku.

Bagi kapal-kapal yang belum memenuhi ketentuan tersebut dilarang tambat labuh di Dermaga Dishubtrans DKI Jakarta.

Langkah Dishubtrans DKI Jakarta itu dalam rangka tertib administrasi kelaiklautan kapal, keselamatan pelayaran dan peningkatan pelayanan penyelenggara angkutan perairan di Kepulauan Seribu. (aliy)

loading...