Angkasa Pura 2

53 Proyek Rel KA, 17 Bandara Dan 13 Pelabuhan Ditawarkan Ke Swasta

Bandara Dermaga EmplasemenRabu, 8 Juni 2016
Foto udara kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan Helikopter Super Puma NAS-332 milik Skuadron 45 TNI AU di Jakarta, Kamis (18/6).

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sebanyak 52 proyek rel kereta api, 17 bandar udara, dan 13 proyek pelabuhan termasuk proyek infrastruktur prioritas yang ditawarkan kepada swasta.

Itu dilakukan untuk menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin nasution mengatakan dari 225 proyek infrastruktur prioritas nasional, sebanyak 86 proyek masuk tahap pelaksanaan.

Sedangkan sisanya 139 proyek masih tahap perencanaan.

“Kalau itu (infrastruktur) akan dipelajari betul-betul mana proyek infrastruktur yang menarik buat swasta, itu ditawarkan ke swasta. Apakah swasta yang kerja sama pemerintah-swasta atau skema yang lain, itu diutamakan,” kata Menkon Darmin di Kantornya, Selasa (7/6/2016).

Menko Darmin menuturkan pada saat in pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur diberikan kepada swasta.

Itu dimaksudkan agar pembangunan infrastruktur bisa berjalan lebih cepat.

“Kita tidak membicarakan beberapa proyek, tapi prinsipnya, situasi pendaanaannya didorong supaya swasta masuk,” ucap Darmin.

Menurut data yang dihimpun, dari 225 proyek Infrastruktur, menurut sektornya, ada 52 proyek rel kereta api, 17 proyek bandar udara, dan 13 proyek pelabuhan.

Kemudian 10 proyek air bersih, 25 proyek kawasan, 60 proyek bendungan.

Menurut daerahnya, ke-225 proyek strategis ditambah satu program kelistrikan ada di Sumatera sebanyak 46 proyek, 89 proyek ada di daerah Pulau Jawa, 24 proyek di Kalimantan, 16 proyek di Bali dan Nusa Tenggara, 28 proyek di Sulawesi, 13 proyek di Maluku dan Papua, dan 10 proyek tersebar di beberapa provinsi. (dell/sumber: kompas.com).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari