Angkasa Pura 2

Dirjen Pudji Hartanto: Senin Besok, Kemenhub Panggil Pimpinan PO Bus

KoridorMinggu, 12 Juni 2016
IMG-20160611-WA002

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Segera memanggil para petinggi perusahaan otobus (PO) menjelang melaksanaan Angkutan Lebaran 2016 mendatang. Rencananya pemanggilan itu akan dikakukan pada Senin, pekan depan (besok pagi).

“Itu semua PO. Ada seratusan pimpinan PO yang akan diundang ke kantor Kemenhub Jakarta,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto saat meninjau Jalur Bandung-Nagreg, Jawa Barat, Sabtu (11/6/2016).

Data kementerian Perhubungan menyebutkan, sekitar 17,9 juta orang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Lebaran 2016 mendatang. Para pemudik tersebut, sebagian besar akan menggunakan moda angkutan darat yaitu Bus AKAP. Rentang waktu perjalanan mudik dan balik Lebaran adalah mulai H-5 sampai H+5 Lebaran mendatang.

Selain itu, banyak pula warga masyarakat yang mudik dengan mobil pribadi, termasuk mereka yang akan mudik dengan sepeda motor diprediskikan terus meningkat. Jadi, secara akumulatif, jumlah pemudik melalui jalan raya akan tetap dominan dibandingkan moda transportasi lainnya.

Menurut Pudji, pemanggilan para pemimpin PO tersebut dalam rangka kesiapan angkutan Lebaran 2016. Kemenhub akan meminta komitmen pemimpin PO untuk mengutamakan aspek keselamatan.

Salah satu hal yang akan dibicarakan yakni terkait pintu keluar supir. Dalam sidak di Terminal Leuwi Panjang, Bandung, Kemenhub menemukan masih banyak bus yang tidak mematuhi aturan terjepit pintu keluar supir.

Tak Ada Pintu Keluar Sopir

Di dalam Peraturan Menteri Perhuhubgan Nomer 29 Tahun 2015, bus yang memiliki mesin di bagian belakang tidak ada pintu keluar supir.

Sementara untuk bus yang memiliki mesin di depan, pintu keluar supir diperbolehkan hanya saja harus terkunci dan hanya bisa dibuka oleh teknisi.

Dalam peraturan tersebut, ketentuan itu wajibkan agar para supir lebih bertanggung jawab terhadap penumpang.

Selama ini tambah Pudji Hartanto, pihak yang meminta adanya pintu keluar supir yakni perusahaan otobus. Lantaran hal itu pula, Kemenhub berencana mengumpulkan para pemimpin PO.(hel/komp)