Angkasa Pura 2

Citilink Indonesia- PT Pos Indonesia Perluas Layanan Kargo Ke Seluruh Nusantara

Kokpit Telekomunikasi & PosSelasa, 14 Juni 2016
Citilink_AirbusA320_4

JAKARTA (BeritaTrans.com)– Maskapai Citilink Indonesia dan PT Pos Indonesia bangun kerjasama strategis dalam rangka memperluas jaringan layanan kargo Citilink Indonesia di nusantara.

“Kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi pengembangan bisnis kargo Citilink. Pelanggan Pos Indonesia dari seluruh daerah di Indonesia yang pengiriman barangnya dikirim melalui jalur udara akan langsung diangkut menggunakan penerbangan Citilink” kata Cargo & Ancillary Business Citilink Indonesia Troficiendy Soeroso di Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Penandatanganan kerjasama antara Citilink Indonesia dan PT Pos Indonesia dilakukan oleh Direktur Cargo & Ancillary Business Citilink Indonesia Troficiendy Soeroso dan Direktur Teknologi, Jasa Keuangan dan Integrasi Logistik PT Pos Indonesia, Indyruwani Asikin Natanegara,

“Pelanggan Pos Indonesia dapat mengirimkan barangnya dengan lebih aman dan cepat sampai ke kota tujuan mengingat penerbangan-penerbangan Citilink memiliki tingkat On Time Performance (OTP) yang cukup tinggi”, jelas Troficiendy dalam siaran pers yang diterima BeritaTrans.com itu.

Bisnis kargo Citilink terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, baik dari jumlah barang yang dikirim maupun jumlah destinasinya. Adapun jumlah pengguna jasa kargo Citilink mencapai lebih dari 60 ribu ton pada tahun 2015 dengan rata-rata 2,5 ton barang per penerbangan dan telah menjangkau 29 kota di seluruh penjuru nusantara.

Sementara itu, Direktur Teknologi, Jasa Keuangan dan Integrasi Logistik PT Pos Indonesia, Indyruwani Asikin Natanegara mengatakan bahwa kerjasama dengan Citilink Indonesia akan membantu PT Pos Indonesia meningkatkan kapasitas kegiatan distribusi logistiknya.

“Melalui kerjasama ini PT Pos Indonesia semakin meningkatkan kapasitas distribusi logistiknya ke seluruh Indonesia. Sebagai salah satu contoh yang sudah berjalan adalah membantu petani mendistribusikan hasil bumi seperti wortel dan sayuran lainnya dari Brastagi ke Jakarta dan Bandung” kata Indyruwani.

Konsep rural logistik bisa diwujudkan dengan penambahan akses transportasi yang terus dikembangkan oleh Pos Indonesia yang saat ini memiliki 4.569 cabang di seluruh Indonesia. Demikian sebaliknya distribusi kiriman logistik dari kota besar ke daerah pedesaan dapat dilakukan oleh kantor pos.

“Tentu saja kerjasama ini meningkatkan kapasitas layanan pos selain pengiriman surat dan dokumen, kami juga mendistribusikan barang-barang kebutuhan masyarakat hingga ke rural“, pungkas Indyruwani.(helmi)