Angkasa Pura 2

Festival Pesona Palu Nomoni 2016‎ Bidik Peningkatan Jumlah Wisatawan

DestinasiSenin, 20 Juni 2016

JAKARTA (beritatrans.com) – ‎ Kendati diselenggarakan pada 24-26 September 2016 mendatang, namun Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggolan telah me-Launching Festival Pesona Palu Nomoni 2016 di Jakarta, Senin (20/6/2016). ‎

Penyelenggaraan festival ini, menurut Arief, dalam rangka mempromosikan Kota Palu sebagai destinasi unggulan di Pulau Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia, sekaligus membidik kunjungan wisatawan ke Sulteng.

“Tahun ini ditargetkan 500 ribu wisatawan nusantara (wisnus) dan 25 ribu wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Sulteng,” ujar Arief.‎

Arief‎ mengatakan, potensi pariwisata Indonesia 35% adalah alam (nature), 60% budaya (culture), alam (nature), dan 5% buatan manusia (manmade). Potensi budaya tersebut perlu upaya optimalisasi antara lain melalui penyelenggaraan festival budaya yang ada di Tanah Air. 

“Penyelenggaraan Festival Pesona Palu Nomoni 2016 ini sebagai sarana untuk melestarikan dan mengembangkan budaya masyaraka serta meningkatkan kunjungan wisatawan dan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat,” tutur Arief.

Selama tiga hari festival, diprediksi akan terjadi perputaran uang Rp248,4 miliar yang berasal dari pengeluaran 300 ribu wisnus Rp240 miliar dan 500 wisman sebanyak Rp 8,4 miliar.‎

Arief mengatakan, penyelenggaraan festival pariwisata dan budaya sebagai Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia di berbagai daerah tujuan wisata di Tanah Air ini, sebagai upaya mewujudkan target pariwisata nasional tahun ini sebesar 12 juta wisman dan 260 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta wisnus pada 2019 mendatang. 

“Pada Januari-April 2016 jumlah kunjungan wisman sebanyak 3.518.726 wisman atau tumbuh 7,51% dibandingkan periode yang sama 2015 sebesar 3.272.845 wisman. Capaian pada 4 bulan pertama ini sesuai target yang kita tetapkan,” ungkap Arief.

Gubernur Longki Djanggolan mengatakan, pariwisata menjadi sektor andalan Provinsi Sulteng untuk ini berbagai upaya promosi pariwisata digencarkan. 

“Tahun ini kita menetapkan target pariwisata tinggi, yakni 500 ribu wisnus dan 25 ribu wisman, sedangkan capaian tahun 2015 yang lalu 256.800 wisnus dan 3.758 wisman,” kata Longki Djanggolan. (omy)‎