Angkasa Pura 2

Syahbandar Tanjung Priok Sahur Bareng Awak Kapal KM Kelud

DermagaKamis, 23 Juni 2016
IMG_20160623_040656

JAKARTA (beritatrans.com) – Kepala Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok Capt. Sahattua P Simatupang, MM, MH, tampaknya betul-betul ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.

Indikatornya mungkin bisa dilihat pada Kamis dini hari (23/6/2016) sekira pukul 03.00 WIB, ketika para pejabat negara lain lebih senang tinggal di rumah untuk beristirahat bersama keluarga, Capt. Sahattua justru mengunjungi kru kapal KM Kelud yang sedang sandar di Dermaga Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Bahkan Capt. Sahattua sahur bersama kru dan nakhoda kapal milik PT Pelni tersebut.

Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai instruksi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan arahan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Ir. A Tonny Budiono, Capt. Sahattua tidak saja melakukan uji petik atau pemeriksaan aspek keselamatan dan keamanan setiap kapal penumpang. Tetapi dia juga memperketat pengawasan dan pengamanan di terminal penumpang. Termasuk mengatur alur masuk dan keluar penumpang ke dan dari kapal.

IMG_20160623_041608

Pagi, dini hari tadi pun, Capt. Sahattua yang hanya ditemani oleh para perwira jaga Syahbandar Tanjung Priok, menyapa dan sahur bersama dengan seluruh Awak Buah Kapal (ABK) KM Kelud, termasuk nakhoda Capt. Nursyamsi.

“Kapal adalah alat transportasi 24 jam around a clock, tanpa henti. Di seluruh dunia pun begitu. Tidak pernah istirahat,” kata Capt. Sahattua.

Meskipun dalam keadaan berhenti, tetapi aktifitas di atas kapal tetap berlangsung. Mesin tetap berputar untuk menjaga agar kapal tidak tenggelam. Juga untuk membangkitkan generator listrik, baik untuk lampu penerangan, pendingin udara, maupun yang lainnya.

IMG_20160623_044922_edit

“Jadi selalu menuntut keandalan dan keunggulan kru kapal selama 24 jam untuk memastikan semua perlengkapan kapal berfungsi dengan baik,” katanya.

Sambil santap sahur bersama, Capt. Sahattua juga melakukan sharing tentang keselamatan dan keamanan pelayaran. Termasuk diskusi tentang memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang kapal.

Capt. Sahattua juga memberikan ide tentang sistem embarkasi dan debarkasi penumpang dan barang yang lebih baik. Diantaranya dengan memisahkan jalur embarkasi dan debarkasi penumpang. Selain itu sistem kontrol terhadap barang-barang yang dibawa penumpang baik terkait dengan berat maupun isinya.

Nakhoda KM Kelud Capt. Nursyamsi mengaku sangat apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh Syahbandar Tanjung Priok tersebut.

“Baru kali ini ada syahbandar yang mau berkunjung pada dini hari seperti sekarang. Apalagi di tengah suasana Ramadhan dengan sahur bersama,” kata Nursyamsi.

Ia berharap perhatian-perhatian semacam ini bisa terus berlangsung, sehingga dapat lebih mempererat hubungan kedua belah pihak.

“Apalagi tadi disertai diskusi dan ide-ide baru yang ditawarkan oleh Capt. Sahattua. Ini bisa sangat membantu kami dalam meningkatkan pekayanan terhadap penumpang. Sekaligus memperbaiki sistem kerja dan pelayanan kami,” tuturnya. (aliy)