Angkasa Pura 2

Terima Approval, BPPTL Jakarta Siap Gelar Diklat Pelaut (DP) Tingkat V

SDMKamis, 23 Juni 2016
Arifin bpptl1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BPPTL) Jakarta berhasil memperoleh approval atau persetujuan untuk menggelar diklat pelaut (DP) V. Ditargetkan mulai tahun ajaran 2016/2017 mendatang, kampus BPSDM Perhubungan di daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan itu mulai menerima siswa baru.

“Ke depan, BPPTL bukan hanya akan melayani diklat fungsional khususnya karyawan Ditjen Perhubungan Laut, tapi juga mendidik siswa pembentukan yaitu DP-V,” kata Kepala BPPTL Dr.Capt. Mashudi Rofik, M.Mar kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Menurutnya, approval untuk menggelar diklat kepelautan DP-V itu diperoleh dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkappel) Ditjen Perhubungan Laut, tanggal 17 Juni 2016 silam.

“Approval yang berhasil diraih BPPTL membuktikan, kampus kepelautan di Jakarta ini mempunyai kapasitas dan kualitas untuk menggelar diklat sampai DP-V,” jelas Capt. Rofik.

Dikatakan, selama ini Kampus BPPTL Jakarta hanya menyelenggarakan diklat fungsional terutama karyawan Ditjen Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan di daerah serta pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Perhubungan.

“Namun setelah memeroleh approval untuk menggelar DP-V ini maka kita akan menerima siswa umum. Mereka akan menjalani diklat sekitar 5-6 bulan di kampus. Jika perlu ada penambahan materi atau pengayaan dengan kunjungan di lapangan,” jelas Capt. Rofik.

Alumni PIP Semarang ini menambahkan, dalam rangka menyelenggarakan diklat kepelautan DP-V ini, maka Kampus BPPTL akan mengefektifkan sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Bila perlu melakukan roadshow ke sejumlah sekolah atau instansi dan menerangkan bahwa Kampus BPPTL Jakarta ini mulai menerima siswa umum, terutama DP-V.

Di sisi lain, aku Capt. Rofik mengaku, secara internal Kampus BPPTL Jakarta juga harus berbenah diri. Seluruh fasilitas dan perlengkapan diklat kepelautan, mulai ruang kelas, simulator, lab bahkan dosen dan instruktur harus disiapkan sejak dini.

“Semua perlu dipersiapkan, disimulasikan sekaligus ada evaluasi dan perbaikan secara terus menerus. Dengan begitu, saat waktunya tiba menerima dan mendidik siswa DP-V semua sudah siap dan tidak ada masalah lagi,” tukas Capt. Rofik.

Sejalan dengan proses seleksi dan ujian menjadi Badan Layanan Umum (BLU), menuru Capt. Rofik, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas dan kapasitas khususnya tenaga dosen dan instruktur yang ada. “Semua harus ditingkatkan kualitasnya dan tentunya harus sesuai dengan ketentuan international atau IMO,” papar pelaut senior itu.

Kurikulum Baru Diluncurkan

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si mengatakan, pihaknya tahun 2016 akan meluncurkan dan menerapkan kurikulum baru, termasuk program diklat kepelautan di Tanah Air. Kurikulum baru itu akan diberlakukan di sekolah-sekolah transportasi milik negara atau swasta.

“Kurikulum diklat yang baru sudah siap. BPPTL tentu harus siap dan bisa mengaplikasikan dengan baik. Seluruh proses diklat dan kualitas lulusannya harus memenuhi ketentuan IMO. Oleh karena itu, kurikulum yang disiapkan harus mengacu pada IMO Model Kurikulum. Jika tidak, maka kualitas lulusannya akan diragukan bahkan tak diterima bekerja di kapal,” jels Tommy, sebutan akrab dia.

Kurikulum diklat sekolah-sekolah transportasi BPSDM Perhubungan ke depan, harus berorientasi kerja. Sekolah termasuk BPPTL Jakarta adalah sekolah vokasi, jadi mereka lulus mengikuti diklat harus siap bekerja. Oleh karena itu, seluruh muatan dan isi kurikulum pendidikan harus mengarah kesana.

“Dalam muatan kurikulum yang baru nanti, hanya mata kuliah yang terkait langsung dan meningkatkan profesionalisme yang akan dipertahankan,” sebut dia.

Selain itu, tambah dia, 70% muatan kurikulum adalah praktek dan sisanya 30% teori di dalam kelas. “Lulusan sekolah pelaut harus mampu dan bisa langsung kerja di kapal, tak perlu pendidikan tambahan lagi,” tegas Tommy.(helmi)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari