Angkasa Pura 2

Bangun Kampus Bebas Narkoba, PIP Makassar Teken Kerja Sama Dengan BNN Sulsel

SDMSunday, 26 June 2016

MAKASSAR (BeritaTrans.com) – Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menandatangani kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel, di Makassar. Kedua lembaga sepakat untuk membangun masyarakat yang sehat, kuat dan bebas narkoba.

Bertempat di Pusat Rehabilitasi BNN, Jl. Batara Bira VI Baddoka Makassar, dilaksanakan penandatanganan master of understanding (MOU) Sabtu, (25/6/2016), antara Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Ahmad Wahid, ST.,MT.,M.Mar.E. Dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan, Brigjen (Pol) Drs. Agus Budiman Manalu, SH.

Penandatanganan MOU tersebut dimaksudkan sebagai upaya Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di lingkungan kampus PIP Makassar. “Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Anti Narkotika Nasional 2016,” kata ‎ Direktur PIP Makassar Ahmad Wahid, ST, MT, M.Mar.E kepada BeritaTrans.com, Minggu (26/6/2016).

“Kampus PIP Makassar dijadikan area bebas dari narkoba, sekaligus bisa ikut membangun masyarakat yang sehat dan bebas dari narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya,” jelas Wahid lagi.

Kampus PIP Makassar menginisiasi kerja sama dengan BNN Sulsel, menurut Wahid, karena komitmen yang kuat untuk mendidik dan menyiapkan calon-calon pelaut muda, andal dan professional ke depan. Oleh karena itu, seluruh taruna pelaut harus bebas dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

“Gerenasi muda termasuk taruna PIP Makassar merupakan pangsa pasar barkoba yang potensial. Oleh karenanya, kita harus membuat kebijakan sejak dini untuk membentengi para taruna pelaut di Kota Makassar itu dari bujuk rayu narkoba yang melenakan itu,” tukas Wahid.

Wahid menambahkan, mulai tahun ajaran 2016/2017 nanti seluruh taruna baru di Kampus PIP Makassar harus bebas dari narkoba. Sebelum masuk kampus, mereka akan dites dan harus bebas dari narkoba. “Jika ditemukan ada indikasi dia pemakai atau pengedar bahkan bandar narkoba, maka akan langsung dikeluarkan dari kampus,” papar Wahid.

Wahid BNN2

“Kebijakan pimpinan BPSDM Perhubungan sudah tegas, seluruh taruna transportasi yang diterima pada Sipencatar 2916, harus sehat badannya, prima fisiknya dan beretika yang baik. Oleh karena itu, mereka harus clear and clean dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si.

Oleh karena itu, Tommy, sapaan akrab dia, BPSDM Perhubungan menyambut gembira langkah kampus PIP Makassar menjalin kerja sama dengan BNN Sulsel untuk mencegah dan membentengi para taruna dari keganasan narkoba. “Kebijakan serupa hendaknya bisa ditiru dan dikembangkan di kampus-kampus transportasi lainnya di Tamnah Air,” tandas mantan Staf Ahli Menhub itu.

Kampus PIP Makassar akan dijadikan percontohan bagi kampus transportasi lain terutama di kawasan timur Indonesia. Kampus dan taruna transportasi harus bebas dari narkoba, miras dan obat-obatan terlarang lainnya.

“Lebih lanjut, kita mengimbau masyarakat dan pemuda termasuk di KTI untuk hidup sehat dan bebas dari miras dan narkoba. Selama ini, calon taruna dari KTI gagal tes kesehatan, termasuk di dalamnya dari pengaruh narkoba dan miras itu,” tegas Tommy.(helmi)