Angkasa Pura 2

Pelabuhan Kijang Berangkatkan 4.288 Pemudik Lebaran 2016/1437 H

DermagaJumat, 1 Juli 2016
IMG-20160701-WA026_edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Sejak dimulainya kegiatan Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2016/1437 H yakni 18/6/2016 atau H-18 hingga 29/6/2016 atau H-7, Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang, Riau sudah memberangkatkan 4.288 orang pemudik menuju berbagai kota dengan menggunakan beberapa kapal milik PT. Pelni.

Jika dibandingkan dengan realisasi angkutan lebaran pada tahun 2015 (1436H) terjadi sedikit penurunan. Realisasi pada tahun 2015 posisi seminggu menjelang lebaran dari Pelabuhan Kijang telah diberangkatkan sebanyak 6.316 orang penumpang atau terjadi penurunan sekitar 1.047 penumpang.

IMG-20160701-WA022_edit

Dari data yang diperoleh Tim Monitoring Kantor Pusat Kementerian Perhubungan ketika meninjau Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Pelabuhan Kijang, bahwa angkutan laut dari pelabuhan Kijang ini dilayani oleh empat kapal milik PT. Pelni masing-masing KM. Lawit yang melayani trayek tujuan Letung-Tarempa-Natuna-Midai-Subi-Serasan-Tambelan-Serasan-Subi-Midai-Natuna-Tarempa-Letung.

Kemudian KM. Dorolonda dengan tujuan Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Namlea-Ambon-Ternate (PP). KM. Bukit Raya yang melayani trayek tujuan Belinyu (PP), dan KM. Umsini yang melayani trayek tujuan Batam-Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-Maumere-Larantuka-Lowelebe-Kupang (PP).

Pada 18 Juni 2016, KM. Lawit berlayar dari Pelabuhan Kijang tujuan Letung mengangkut penumpang 701 orang, tanggal 23 Juni 2016 KM. Bukit Raya dengan tujuan Belinyu mengangkut sebanyak 127 orang, tanggal 24 Juni 2016 KM. Dorolonda dengan tujuan Tanjung Priok Jakarta mengangkut sebanyak 1.913 orang dan tanggal 25 Juni 2016 KM. Bukit Raya dengan tujuan Letung mengangkut penumpang sebanyak 1.595 orang. Dari data tersebut terlihat bahwa puncak arus mudik dari Pelabuhan Kijang telah terjadi pada tanggal 24 Juni 2016 yang diangkut oleh KM. Dorolonda tujuan Tanjung Priok-Surabaya-Makassar-BauBau-Namlea-Ambon-ternate-Bitung.

Sedangkan ketika Tim Monitoring Angkutan Lebaran Kantor Pusat Kemenhub yang dipimpin Kabag Oganisasi dan Humas, Bambang Sutrisna dan Kasubbag Pelaksana Anggaran Retno Wijayanti mengunjungi Pelabuhan Kijang pada tanggal 29 Juni 2016 sekitar pukul 19.00 WIB KM. Umsini telah merapat di dermaga Pelabuhan Kijang dengan menurunkan penumpang sebanyak 526 orang yang berasal dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Tampak para petugas KSOP Kijang,, PT Pelni, Kepolisian dan TNI ikut sibuk mengatur para pemudik yang baru melakukan proses debarkasi dari KM. Umsini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kijang, Sanggam Marihot mengatakan bahwa Pelabuhan Kijang telah siap melayani angkutan Lebaran 2016/1437 H.

“Pelabuhan Sri Bayintan adalah salah satu pelabuhan yang harus dimonitor kesiapannya oleh Tim terpadu Kementerian Perhubungan berdasarkan Instruksi Direktur Menteri Perhubungan Nomor. 15 Tahun 2016 tentang Monitoring ANgkutan Lebaran Terpadu Tahun 2016 (1437H),” kata Sanggam.

Terkait dengan hal kesiapan menghadapi lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran tahun ini, di Pelabuhan Kijang telah dibentuk Tim Posko Terpadu yang beranggotakan seluruh pemangku jabatan (stakeholeder) di Pelabuhan Kijang melalui Keputusan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Kijang Nomor. UM.008/1/3/KSOP.KJG/2016.

“Tugas Posko Terpadu Angkutan Lebaran ini bertugas untuk mengkoordinasikan semua kegiatan lalu lintas penumpang, barang, kapal supaya selamat, aman, lancar, tertib dan nyaman,” kata Sanggam Marihot. (aliy)