Angkasa Pura 2

Indonesia Galang Dukungan Negara-Negara Afrika Untuk Masuk Dewan ICAO

Kokpit SDMSabtu, 2 Juli 2016
Menko Maritim Indroyono_edit

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dalam rangkaian pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization-ICAO) periode 2016-2019, Indonesia menjaring dukungan ke negara-negara Afrika.

“Utusan Khusus Menteri Perhubungan untuk ICAO, DR. Indroyono Soesilo, hadir dalam acara ICAO AFI Aviation Week Conference di Malabo, Equatorial Guinea, Afrika,” kata Karo Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Hemi Pamuraharjo di Jakarta, Sabtu (2/7/2016).

Menurutnya, AFI Aviation Week yang berlangsung dari tanggal 27 Juni sd. 1 Juli 2016 membahas penerapan standar keselamatan penerbangan, keamanan penerbangan dan pengembangan sumber daya manusia bidang penerbangan sipil di negara-negara Afrika.

“Sidang AFI ini dihadiri Dirjen Penerbangan Sipil dari 54 Negara di Benua Afrika, organisasi dan asosiasi bidang penerbangan di Afrika dan mitra dialog dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Turki, Korea Selatan, Malaysia, Singapura dan Indonesia,” jelas Hemi.

Pada kesempatan Pertemuan Dewan Pengarah AFI Plan, juga dihadiri Sekjen ICAO, Mrs. Fang Liu, delegasi Indonesia mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan pidato dan menekankan komitmen Indonesia untuk terus membantu program ICAO dalam peningkatan keselamatan penerbangan, keamanan penerbangan dan pengembangan kapasitas penerbangan sipil di negara-negara Afrika.

“Selama dua tahun berturut-turut, Indonesia telah berkontribusi dalam AFI Plan melalui hibah sebesar US$ 150.000 per-tahun. Di samping itu, Indonesia juga menyediakan 22 jenis pelatihan teknis penerbangan sipil untuk peserta negara-negara Afrika melalui beasiswa,” kata Indroyono Susilo seperti dikutip Hemi.

Menurutnya peran Indonesia dalam mendukung program ICAO dan Penerbangan Sipil Dunia mendapatkan apresiasi tinggi dari Sekjen ICAO.

Galang Dukungan Afrika
Pada kesempatan di Malabo ini, delegasi Indonesia menggelar penggalangan khusus pada negara-negara Afrika, antara lain. Namibia, Mozambique, Uganda, Equatorial Guinea, Chad, Zambia, Ethiopia, Congo, Ghana, Senegal, Angola, Gabon, Afrika Selatan, Republik.Afrika Tengah, Sao Tome and Principe, Swaziland, Sudan, Madagaskar, Togo, Senegal dan Tanzania.

“Negara-negara Afrika menyampaikan terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya terhadap program AFI Plan dan akan segera memanfaatkan peluang pelatihan teknis yang ditawarkan Indonesia tadi,” ppapar Hemi.

Di sela-sela acara, Indroyono juga diterima oleh Menteri Penerbangan Sipil Equatorial Guinea, General Fausto Fuma. Menteri Fausto Fuma menyatakan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Indonesia untuk AFI Plan selama ini.

Menteri Fausto Fuma juga menyatakan bahwa Equatorial Guinea akan mendukung RI pada pemilihan ICAO Council, 4 Oktober 2016 mendatang di Montreal, Kanada.

Penggalangan di Malabo, Afrika ini didukung KBRI Abuja-Nigeria dan merupakan rangkaian kampanye Indonesia menuju ICAO Council, yang sebelumnya telah digelar di Jakarta, Washington DC, Montreal, Riyadh, Kuala Lumpur, Singapura, Den Haag, Kairo, Mendosa dan Bali.

Ini adalah upaya kelima kalinya bagi Indonesia untuk merebut posisi sebagai Anggota Dewan ICAO. Pada empat kali pemilihan sebelumnya, sejak tahun 2004, Indonesia belum berhasil mendapatkan posisi Anggota Dewan ICAO,” tegas Hemi.(helmi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari