Angkasa Pura 2

Macet di Tol Brebes Timur Sudah Lebih dari 20 Kilometer

LitbangSabtu, 2 Juli 2016
IMG_20160702_021921

BREBES (beritatrans.com) – Kemacetan yang terjadi di pintu tol Brebes Timur pada H-5 Angkutan Lebaran 2016/1437 H, Jumat (1/7/2016) pukul 23.00 WIB telah mencapai lebih dari 20 kilometer. Kemacetan itu terjadi menjelang dan sesudah pintu tol Brebes Timur.

Pantauan beritatrans.com dan Tabloid Mingguan Berita Trans bersama Tim Monitoring Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Transportasi Darat dan Perkeretaapian Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Perhubungaaan, kemacetan sudah mulai terjadi di kilometer 243 atau sejak sebelum pintu tol Pejagan.

Akibat tingginya volume kendaraan yang hendak menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 1 Juli 2016 ini menyebabkan kemacetan yang cukup parah. Jarak 10 kilometer ditempuh lebih dari 3 jam.

Bahkan untuk keluar dari pintu Tol Brebes Timur dari titik awal kemacetan, beritatrans.com dan Tim Monitoring Angkutan Lebaran 2016/1437 H Badan Litbang Perhubungaan memerlukan waktu lebih dari 5 jam.

“Kemacetan ini sungguh luar biasa. Harus ada penanganan atau rekayasa lalu lintas khusus di pintu keluar tol Brebes Timur,” kata Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Darmaningtyas yang ikut melakukan pemantaun arus mudik Lebaran bersama Badaan Litbang Perhubungan ini.

Petugas lalu lintas harus segera membuka jalur alternatif yaitu Tol Brebes Timur – Pemalang. Meskipun jalan tol ini belum jadi, tetapi bisa membantu mempercepat penguraian kemacetan.

“Selain itu, lampu merah dari arah pintu tol Brebes Timur menuju ke Tegal harus diprioritaskan hijau,” kata Ketua Bidang Kemasyarakat dan Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) ini.

Pemerintah juga diminta Darmaningtyas untuk segera memikirkan solusi yang terbaik untuk mengatasi persoalan kemacetan ini.

“Sekarang kan belum waktunya puncak arus mudik. Bagaimana bila pada puncak arus mudik yang diprediksi pada hari Minggu dan Senin,” tuturnya. (aliy)