Angkasa Pura 2

Kendaraan Keluar Jakarta Melalui Tol Cikarang Utama dan Karang Tengah Meningkat

KoridorMinggu, 3 Juli 2016
Cikarang Utama

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Arus kendaraan pemudik yang meninggalkan Jakarta menggunakan jasa jalan terus meningkatkan menjelang Lebaran tahun 2016 ini. Jumlah itu bisa dikihat dari data kendaraan yang keluar melalui gerbang Tol Cikarang Utama di timur Jakarta dan Karang Tengah di arah barat Jakarta menuju Banten dan Lampung.

PT Jasa Marga mencatat, sekitar 900 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta dan sekitarnya menggunakan jasa jalan tol menuju sejumlah kampung halaman pada mudik Lebaran 2016.

“H-7 sampai dengan H-5 jelang Lebaran 2016, pertumbuhan 23,52 persen dari tahun 2015 atau sekitar 900 ribu kendaraan mudik telah meninggalkan Jakarta melalui Jalan Tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang dan Jakarta-Cikampek,” kata AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero), Dwimawan Heru Santoso, Sabtu (2/7/2016).

Diperkirakan ratusan ribu kendaraan tersebut menuju jalur utara, tengah dan selatan arah Jawa Barat hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lonjakan kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cibubur Utama Jalan Tol Jagorawi arah Bogor dan sekitarnya sebanyak 270 ribu lebih atau meningkat 5,21 persen dibanding lalin harian normal.

Krang Tengah Naik 3,65%

Sementara, arus pemudik yang peulang mudik bukan hanya tujuan jawa Tengah dan jawa Timur serta beberapa kota di Jawa Barat. Total kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Karang Tengah di ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang sebanyak 316 ribu atau meningkat 3,65 persen.

Jumlah kendaraan yang melintasi GT Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Utara ataupun Selatan sebanyak 325 ribu lebih kendaraan, meningkat 40 persen dibanding lalin harian normal.

“Diperkirakan kenaikan akan mencapai 1 juta lebih kendaraan mudik yang akan meninggalkan Jakarta di H-4,” kata Dwimawan.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati, hindari jam padat mudik atau gunakan jalur alternatif. “Transaksi di Gerbang Tol akan lebih cepat dan praktis dengan menggunakan e-toll card sebagai alat pembayaran,” tegas Dwimawan.(helmi/ant)