Angkasa Pura 2

Pelni Ajukan Permohonan Jetliner Tetap Standby Di Pelabuhan Makassar

DermagaSenin, 4 Juli 2016
Jetliner Pelni

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Managemen PT Pelni mengusulkan kepada Pemerintah melalui Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) agar kapal Jetliner dapat tetap standby di Makassar . Kapal itu bisa menjadi alternative angkutan bagi penumpang kapal laut yang naik signifikan di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan beberapa hari ke depan.

“Kapal itu bisa disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Kota Makassar itu terutama ke NTB, NTT dan daerah lain di Indonesia,” kata Direktur Komersial Pelni Harry Boediartto kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Senin (4/7/2016).

Dengan mengusulkan dilakukan deviasi dari rute atau jalur semula Bau Bau- Kolaka karena di jalur ini penumpang tak ada lonjakan yang cukup signifikan. “Tapi penumpang jurusan Makassar-Bima-Labuhan Bajo sangat melimpah dan pada saat bersamaan Pemerintah juga telah memperketat masalah keselamatan pelayaran,” jelas Harry lagi.

Dengan menerapkan persyaratan ketat tersebut, menurut dia, kapasitas angkut kapal harus tetap sesuai dengan izin yang dikeluarkan terhadap kapal yang bersangkutan. “Meski berlayar di peak season, managemen Pelni tetap berkomitmen melayani penumpang dengan baik dan standard keselamatan yang tinggi,” sebut Harry.

“Kapal itu termasuk –Jetliner Pelni– tidak boleh melebihi kapasitas angkut dan akibatanya di rute tersebut kapasitas angkut kapal secara keseluruhan tidak mencukupi apabila dibandingkan dengan jumlah penumpang yang akan mudik pada jalur Makassar-Bima,” tukas Harry.

Pemohonan izin untuk tetap menyiapkan kapal Jetliner, diharapjan Pelni tetap bisa melayani penumpang dengan baik. Mereka bisa terangkut dan bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya,” tegas Harry.(helmi)