Angkasa Pura 2

Peminat Tinggi, Pemerintah Harus Bangun Angkutan Umum

Bandara Emplasemen KoridorJumat, 8 Juli 2016
Sejumlah penumpang menaiki kereta api yang akan menuju Bandara Internasional Kualanamu di Stasiun Besar Kereta Api Indonesia (KAI) Medan, Sumut, Kamis (27/3).

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Minat masyarakat menggunakan transportasi umum cukup tinggi di Indonesia, terutama moda kereta api (KA). Oleh karena itu, Pemerintah harus memfasilitasi dan membangun angkutan umum yang baik, selamat, aman dan nyaman.

“Tahun depan masih ada peluang menambah kuota angkuran KA. Untuk daerah tertentu pemerintah perlu memfasilitasi angkutan umum gratis dengan kapal laut,” kata Pakar Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno menjawab BeritaTrans.com di Jakarta, Jumat (8/7/2016).

Caranya, menurut dia, menambah frekuensi dan menambah jumlah kereta setiap rangkaian. Satu rangkaian bisa hingga 30 kereta yang ditarik loko.

“Tinggal siapkan beberapa stadiun singgah untuk memperpanjang emplasemen,” jelas Djoko.

Sementara, peminat bus AKAP juga masih bisa ditambah. Caranya, menata kondisi stasiun agar senyaman seperti di bandara atau stasiun KA. Selain itu, juga memperbaiki kondisi sarana angkutan umumnya,” terang Djoko.

Di daerah menurut Djoko, harus diperbaiki layanan transportasi umum. Kepala daerah harus ditarget kapan transportasi umum harus nyaman.

“Termasuk menyediakan transportadi terintegrasi dan lanjutan yang aman dan nyaman. Tidak ada lagi angkutan plat hitam yang mahal dan tidak nyaman di simpul-simpul transportasi,” terang Djoko.

Kapal laut pun, menurut Djoko, harus digunakan lagi untuk membawa pemudik, terutama yang menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman.

“Dengan catatan, alamatnya jauh dari Jakarta dan kota besar lainya di Indonesia,” sebut Djoko.

Larang Mudik Sepeda Motor

Jika pemerintah sudah membangun dan menyiapkan angkutan umum yang baik, baru bisa bertindak tegas.

“Melarang dan menghimbau pemudik sepeda motor tak akan selesaikan masalah. Akan tetapi, kebijakan sepeda motor yang kebablasan lah yang harus ditinjau ulang,” urai Djoko.

Selanjutnya, tambah Djoko bisa menurunkan isi silinder (cc)-nya, hilangkan uang muka.

“Pilihan kendaraab pribadi ke transportasi umum adalah KA Eksekutif dan pesawat terbang,” terang Djoko.

Mudik gratis merupakan alihan dari pengguna bus umum yang sudah tidak nyaman ke terminal. Karena kondisi terminal di Jakarta sungguh tidak nyaman.

“Walau tahun ini baru Terminal Pulo Gebang yang cukup representatif. Namun lambat dioperasikan, pemudik msh bnyk gunakan terminal lama yang sangat tidak manusiawi,” tegas Djoko.(helmi)