Angkasa Pura 2

3 Kru Kapal Indonesia Diculik Di Sabah Malaysia

DermagaSenin, 11 Juli 2016
160623125036_10_sandera_bebas_624x351_afp

SABAH (BeritaTrans.com) – Sejumlah orang bersenjata telah menculik tiga orang warga Indonesia di wilayah perairan bagian timur negara bagian Sabah, Malaysia, kata kepolisian Malaysia, Minggu (10/07).

Seperti dikutip Kantor berita Reuters, tiga orang itu diculik oleh sejumlah orang bersenjata ketika kapal mereka berada di perairan lepas sekitar delapan mil dari pantai di negara bagian Sabah, pada Sabtu (09/07) malam.

Kepolisian laut Malaysia mengatakan, kelompok bersenjata – yang menggunakan kapal – menculik tiga orang dari tujuh awak kapal tersebut.

Belum diketahui secara persis siapa pelaku penculikan, tetapi ini adalah kejadian penculikan kesekian kalinya yang sebelumnya dilakukan oleh oleh kelompok yang diduga terhubung dengan kelompok militan Abu Sayyaf di wilayah Filipina selatan.

Bahasa Melayu
Kelompok yang diduga berafiliasi dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau dulu disebut ISIS ini sebelumnya telah memenggal kepala sejumlah sandera asal Barat karena dianggap tidak memenuhi tuntutannya.

“Para tersangka menanyakan paspor para awak kapal. Tiga awak dibawa ke kapal mereka, dan empat orang lainnya ditinggalkan,” kata kepolisi perairan Sabah dalam pernyataan tertulisnya.

Disebutkan, lima orang bersenjata itu berbicara dalam bahasa Melayu dengan dialek Suluk.

Otoritas Malaysia menjanjikan akan memberikan keterangan resmi pada Minggu (10/07) sore waktu setempat.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Kementerian Luar negeri Indonesia terkait dugaan penculikan di perairan Malaysia ini.

Bulan Juni lalu, tujuh awal kapal (ABK) TB Charles asal Indonesia “disandera” oleh kelompok Abu Sayyaf, dan belum diketahui nasibnya sejauh ini.

Sebelumnya, 14 pelaut Indonesia lainnya pernah disandera kelompok radikal Abu Sayyaf asal Filipina, dan sudah dibebaskan. (ray).

loading...