Angkasa Pura 2

Mahkamah Arbitrase PBB: Klaim China Terhadap Laut China Selatan Tak Berdasar

Dermaga Kelautan & PerikananSelasa, 12 Juli 2016
160712090508_south_china_sea_110716_624map_indonesian

LONDON (BeritaTrans.com) – Mahkamah Arbitrase di Den Haag, Belanda, memutuskan bahwa klaim historis China di Laut China Selatan tak memiliki landasan hukum.

Dalam keputusan yang dikeluarkan hari Selasa (12/07), mahkamah juga menyatakan bahwa reklamasi pulau yang dilakukan China di perairan ini tidak memberi hak apa pun kepada pemerintah China.

Mahkamah mengatakan China telah melakukan pelanggaran atas hak-hak kedaulatan Filipina dan menegaskan bahwa China ‘telah menyebabkan kerusakan lingkungan’ di Laut China Selatan dengan membangun pulau-pulau buatan.

images

Hakim di pengadilan ini mendasarkan putusan mereka pada Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS), yang ditandatangani baik oleh pemerintah China maupun Filipina.

Keputusan ini bersifat mengikat, namun Mahkamah Arbitrase tak punya kekuatan untuk menerapkannya.

Amerika Serikat mengirim kapal induk dan jet-jet tempur sebelum pengadilan di Den Haag mengeluarkan keputusan, yang memicu ‘kemarahan’ surat kabar milik pemerintah China yang menyebutnya sebagai ‘konfrontasi militer’.

Kasus diajukan Filipina
Pemerintah di Manila menyambut baik keputusan Mahkamah Arbitrase dan menyerukan ‘semua pihak untuk menahan diri’.

Sementara itu, China menyebut dasar keputusan Mahkamah Arbitrase ini ‘sangat lemah’.

Pernyataan yang diterbitkan kantor berita resmi Xinhua menyebutkan ‘keputusan Mahkamah Arbitase ‘tak berlaku’.

Sebelum keputusan dikeluarkan, pemerintah China juga menegaskan bahwa mereka akan mempertahankan kepentingan militer mereka di Laut China Selatan dan menambahkan bahwa militer China telah disiagakan untuk ‘menghadapi ancaman dan tantangan’.

Ini adalah untuk kali pertama mahkamah internasional mengeluarkan keputusan tentang klaim-klaim kedaulatan di Laut China Selatan.

Kasus ini diajukan ke Mahkamah Arbitrase oleh pemerintah Filipina namun China menolak mengikuti proses persidangan.
Dalam beberapa tahun terakhir China membangun pulau-pulau buatan di Laut Cina Selatan. (awe/sumber: bbc.com).

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari