Angkasa Pura 2

Tantangan Ditjen Hubdat Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat Gunakan Bus

Aksi Polisi KoridorJumat, 15 Juli 2016
Bus Akap(1)

JAKARTA (Beritatrans.com) – Masih kurangnya faktor keselamatan dan kenyamanan angkutan bus AKAP di Tanah Air menjadi tantangan bagi jajaran Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memperbaiki kondisi tersebut. Selanjutnya mengembalikan kepercayaan masyarakat menggunakan angkutan bus sehingga bisa mengurangi kemacetan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan transportasi.

“Kedepan ini menjadi pekerjaan rumah perhubungan darat, bagaimana menjaga kelaikan angkutan bus AKAP secara optimal. Setelah itu terpenuhi, baru setelahnya kita atur kenyamanan melalui pengaturan SPM (Standar Pelayanan Minimal). Selain itu, terminalnya juga nanti akan ditata,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar di Jakarta, Kamis (14/7/2016) malam.

Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan 3 (tiga) aspek yang menjadi fokus kerja Kemenhub yaitu, meningkatan keselamatan dan keamanan, kapasitas, serta kualitas pelayanan angkutan umum di semua moda, agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran kedepannya semakin baik.

Data Pokso Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2016 menyebutkan, jumlah penumpang bus pada tahun ini sebesar hanya sekitar 4,2 juta orang, atau menurun 12,29% dibanding tahun lalu yang jumlah penumpangnya mencapai sekitar 4,8 juta orang.

Menurunnya jumlah penumpang, menurut Pudji disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, beralihnya penumpang ke moda kereta api dan pesawat udara yang pada tahun ini jumlah penumpangnya mengalami kenaikan.

Selain itu, masih banyaknya masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan pribadi baik dengan mobil maupun sepeda motor. “Selain itu, dari sisi keselamatan dan kenyamanan (angkutan bus) masih dianggap kurang. Hal tersebut juga mempengaruhi turunnya jumlah penumpang bus, “ tandas Pudji.(helmi)

loading...