Angkasa Pura 2

Kapolsek Limpung AKP Raharja Jadi Korban Saat Atur Laka Bus Kramatdjati

Aksi Polisi KoridorSelasa, 19 Juli 2016
???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

PEKALONGAN (Beritatrans.com) – Kapolsek Limpung, Batang, Jawa Tengah AKP Raharja menderita luka serius, dan harus dilarikan ke rumah sakit. Pama Polri itu kondisinya masih tergolek di sebuah RS di Pekalongan, karena lukanya cukup serius.

AKP Raharja ditabrak pengendara sepeda motor, ketika sedang mengatur arus lalu lintas pasca pencairan arus evakuasi korban kecelakaan maut antara bus Kramat Djati dengan truk tangki di jalur lingkar Alas Roban, Gringsing, Kabupaten Batang yang menyebabkan enam orang tewas dan puluhan luka, Sabtu (16/7/2016) malam lalu.

Kapolsek Limpung Polres Batang AKP Raharja dirawat di RSU Budi Rahayu Kota Pekalongan akibat kecelakaan lalu lintas di jalur pantura Batang. Sebagai bentuk dukungan moril dan keprihatinannya, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menjenguk AKP Raharja di rumah sakit, Minggu (17/7/2016) siang.

“Pasca pencairan arus evakuasi korban, kapolsek kita (Kapolsek Limpung, red) juga menjadi korban. Saya tentunya ikut prihatin dan memberikan dorongan moril kepada yang bersangkutan,” ungkap Kapolda, usai melihat kondisi Raharja.

Kapolda didampingi Kabid Dokkes Polda Jateng, Dirlantas Polda Jateng, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi dan sejumlah perwira jajarannya, serta Kapolres Batang AKBP Joko S beserta sejumlah Kapolsek dan perwira jajarannya.

Kapolda juga menyatakan bahwa korban akan mendapatkan layanan kesehatan terbaik. “Kita akan memberikan layanan kesehatan yang terbaik. Kebetulan ada Kabid Dokkes Polda mendampingi saya. Hari ini (kemarin, red) rencana akan kita bawa ke Solo untuk segera ditangani untuk dioperasi,” terangnya.

Menurut Kapolda, Kapolsek Limpung ditabrak pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi. “Dengan kecepatan tinggi, pengendara tidak akan bisa menguasai kendaraannya manakala ada persoalan atau problem-problem di depannya. Petugas yang menggunakan rompi ,menggunakan senter yang melakukan pengaturan lalu lintas juga menjadi korban,” tuturnya.(anwar/yhoo)