Angkasa Pura 2

Susi Pudjiastuti Geram Kapal Perampok Ikan Dibebaskan Pengadilan

Kelautan & PerikananSelasa, 19 Juli 2016
133527_1b0802b484f91d938_ori

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kapal perampok ikan, MV Selin, berbendera Guinea Equatorial tersebut diputuskan bebas oleh Pengadilan Negeri Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram.

Pasalnya, kejadian ini merupakan kali kedua kapal asing yang terindikasi melakukan IUU Fishing di perairan Indonesia, dibebaskan. Sebelumnya, putusan pengadilan terkait MV Hai Fa yang berbendera Panama, juga putusan bebasnya dilakukan oleh Pengadilan Negeri Ambon.

“Ini tidak sesuai dengan semangat kita dalam menegakkan IUU Fishing. Yaitu keputusan dari Pengadilan Negeri di Tanjung Pinang yang membebaskan kapal saling berbendara Guinea Equatorial, warga negara Singapura 13 orang yang melakukan pemancingan di wilayah perairan Indonesia,” ujar Susi di GMB III KKP, Jakarta, Senin (18/7/2016).

“Sebuah kapal berbendera Guinea Equatorial ini agak aneh diawaki Singapura. Jadi sangat mengecewakan,” tambah dia,

Untuk itu, Susi pun mengajukan kasasi terhadap putusan tersebut untuk dimenangkan kembali. Sebab, kapal asing yang diawaki oleh warna negara Singapura bernama Shoo Chiau Huat tersebut sudah sangat jelas bersalah. Adapun kasasi sendiri sudah diajukan pada 11 Juli 2016.

“Saya berharap keputusan ini kita kasasi untuk dimenangkan kembali. Tidak ada pasal yang mengharuskan mereka bebas, mereka jelas-jelas orang asing masuk wilayah Indonesia. Kedua, pelayaran tanpa approval SLO, ketiga nyuri ikan di Indonesia. Kurang apalagi?” cetus Susi. (mrt)

loading...