Angkasa Pura 2

KCJ : Penumpang Keluhkan Penutupan Akses Masuk Stasiun Tangerang

EmplasemenRabu, 20 Juli 2016
images(75)

JAKARTA (beritatrans.com) – Penumpang yang akan masuk dan keluar stasiun Tangerang mengeluhkan penutupan salah satu akses di stasiun Tangerang yang dilakukan Pemerintah Kota setempat.

Penutupan akses masuk, menurut ‎VP Komunikasi Perusahaan PT KCJ, Eva Chairunisa,‎ dilakukan Pemkot Tangerang dengan tujuan ‎mengurai kemacetan di jalan raya depan stasiun lantaran banyaknya angkot yang berhenti menunggu calon penumpang pada lokasi tersebut. ‎

“Dengan penutupan akses tersebut, maka k‎eluar masuk semakin jauh dan  menyulitkan bagi pengguna prioritas yang berkebutuhan khusus seperti ibu hamil, lansia, dan pengguna dengan berkebutuhan khusus,” ujar Eva di Jakarta, Rabu (20/7/2016).

‎Eva mengemukakan, secara otomatis pengguna jasa akan mencari gate terdekat menuju akses keluar masuk dengan ditutupnya arah hall utama sehingga diprediksi akan terjadi kepadatan pada gate yang akan menuju pintu timur yang mengarah ke pasar Anyar.‎

Pada prinsipnya, lanjut Eva, PT KCJ dan PT KAI Daop 1 sangat mendukung upaya penertiban angkutan umum di sekitar lokasi stasiun.

“Namun tidak dengan cara menutup akses masuk utama ke arah stasiun karena hal tersebut akan berdampak dengan terganggunya flow penumpang serta dan akan menyebabkan kepadatan di stasiun‎,” kata Eva.

Menurut Eva, saat ini stasiun Tangerang melayani sekitar 13.000 pengguna setiap harinya. Sebagian besar pengguna menggunakan pintu Barat untuk keluar masuk, dimana telah terdapat enam unit gate elektonik, vending machine, dan loket. 

Untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna dan mengurai kepadatan flow penumpang di Stasiun, mulai Juni 2016 PT KCJ telah membuka akses ke arah Timur (Pasar Anyar) sebagai upaya mengurai antrian di gate dan loket arah Barat atau pintu utama yang setiap harinya cukup padat.‎ (omy)

loading...