Angkasa Pura 2

Demi Keselamatan Pelayaran, VTS Semarang Tegur Nakhoda Karena AIS Tak Aktif

DermagaKamis, 21 Juli 2016
2016-07-21 18.35.45

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Bagi Agus Suryadi menjaga operator Vessel Traffic Services (VTS) Distrik Navigasi Semarang memiliki keasyikan tersendiri.

“Kami harus bergantian selama 24 jam mengawasi alur pelayaran di Pelabuhan Tanjung Emas. Tidak boleh lengah dalam tugas menjaga keselamatan pelayaran,” ungkapnya, Kamis (21/7/2016).

Saat ditemui BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Agus bersama Yuda tampak memelototi sejumlah layar monitor berukuran besar dan sedang di meja serta dinding.

Data visual yang ditampilkan dari radar dan CCTV dilihat dengan teliti. Mereka juga melayani panggilan radio dari stasiun radio pantai dan kapal. Sesekali mereka juga memerhatikan monitor yang menyajikan laporan marinetrafic.com tentang data visual real time lalu lintas kapal di area kerja Distrik Navigasi Semarang yang meliputi sebagian besar area perairan utara Jawa Tengah.

Kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Agus mengutarakan kadang peralatan automatic identification system (AIS) kapal tak aktif atau menghilang. “Di antaranya kapal penumpang. Masa AIS-nya tak aktif. Kami langsung menegur nakhoda untuk mengaktifkannya,” ujarnya.

Tidak aktif atau timbul tenggelamnya frekwensi AIS, dia menuturkan nakhoda beralasan karena ada gangguan teknis. “Terhadap persoalan itu, Distrik Navigasi Semarang melaporkan kepada KSOP Tanjung Emas untuk memberikan tindakan,” ungkapnya.

Dalam pelayanan keselamatan pelayaran, dia mengutarakan sering menginformasikan nakhoda bila akan berpapasan dengan kapal lain. Selanjutnya nakhoda kapal akan segera berkomunikasi untuk berkoordinasi agar tidak terjadi insiden.

Selain itu, beberapa kali mengingatkan nakhoda karena kapalnya yang sedang berlabuh ternyata bergeser. “Kalau di atas kapal memang tidak terasa pergeseran itu. Kalau kamu jelas bisa melihat dari data visual di monitor. Banyak manfaat lain yang dinikmati oleh perusahaan pelayaran dengan adanya VTS ini,” tuturnya.

Benefit lainnya, Kepala Distrik Navigasi Semarang Capt. Sukiat, M.Mar mengutarakan adalah perusahaan pelayaran bisa mendapatkan data tentang antrean untuk bongkar muat di dermaga.

“Dengan demikian, pelayanan first in first out di pelabuhan menjadi terkelola dengan baik,” ungkap mantan Kepala Distrik Navigasi Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, itu.

Amat bermanfaatnya pelayanan VTS tersebut, karena lengkapnya peralatan telekomunikasi pelayaran. Selain CCTV dan AIS, terdapat VTS radar console, VHF radio console, VTS data system dan media serta server perekaman data.

Belum lagi, dalam operasional VTS Semarang dilengkaoi dengan data yang dipasok delapan stasiun radio pantai.

2016-07-21 13.25.22

PELAYANAN PPID
Menyatu dengan gedung VTS, terdapat pelayanan PPID, yang melayani informasi dan dokumentasi untuk stake holder yang membutuhkan. Data itu termasuk mengenai lalu lintas kapal yang dilayani VTS.

Fasilitas PPID digawangi tiga petugas yang selalu cekatan dan cerdas dalam berkomunikasi serta memberikan informasi. (gus).

loading...