Angkasa Pura 2

Jonan Temukan Harga Tiket Kapal Pelni KM Kelimutu Tak Seragam & Identitas Pemegang Tiket Berbeda

DermagaSenin, 25 Juli 2016
2016-07-25 15.23.16

SEMARANG (BeritaTrans.com) – Menteri Perhubungan Ignatius Jonan tak bisa menyembunyikan rasa masygulnya saat menemukan banyak tiket kapal laut yang tidak sesuai dengan identitas penumpang. Selain itu, dia juga menemukan harga tiket tak seragam walau kelasnya sama.

Temuan itu didapat Jonan ketika ia melakukan inspeksi di Terminal Keberangkatan Pelabuhan Tanjung Emas, Minggu (24/7) malam.

Di atas KM Kelimutu dengan rute Semarang – Kumai, Jonan menyambangi para penumpang di kelas ekonomi dan kelas dek (nonseat) dan memeriksa tiket mereka. Ketika menanyakan apakah nama pemegang tertera di tiket itu, beberapa penumpang yang ditemui tidak bisa menunjukannya.

”Lha kalau tiket sampeyan atas nama orang lain seperti ini, nanti kalau terjadi apa-apa, tidak bisa diklaimkan untuk asuransi lho,” cetus Ignatius Jonan.

IMG_20160725_141332

Sulasno (43), penumpang yang ditemui menteri Jonan masih berusaha membela diri.”Susah mencari tiket di agen perusahaan (PELNI) pak menteri, ya akhirnya saya beli melalui orang tadi di luar,” kata penduduk Klaten yang mengaku bekerja di perkebunan Sawit di Kalimantan.

Ignatius Jonan semakin masygul saat mendapatkan fakta harga tiket KM Kelimutu yang berbeda-beda.

Tiket resmi Rp 202.000,-, tetapi faktanya bisa sampai Rp 300 ribu, bahkan Rp 400 ribuan.”Saya kena per orang Rp 400 ribu lebih tapi itu termasuk ongkos travel dari Klaten ke Pelabuhan Tanjung Emas,” lanjut Sulasno.

Atas berbagai temuan itu, Ignatius Jonan langsung memberi peringatan pada pejabat PT PELNI, untuk segera membenahi carutmarutnya pertiketan.”Soal praktik calo sudah jelas ada, ini tidak bisa dibenarkan” tegas Ignatius Jonan. (ani/sumber: suaramerdeka).