Angkasa Pura 2

Korban Kapal Tenggelam Membengkak, 11 TKI Tewas, 15 Belum Ditemukan

DermagaSenin, 25 Juli 2016
kapal angkut tki

JOHOR BARU (BeritaTrans.com) – Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Taufiqur Rizal, menyatakan bahwa tim pencarian warga negara Indonesia yang tewas akibat insiden kapal tenggelam di perairan Malaysia telah menemukan dua jenazah lagi, menambah korban tewas menjadi 11 orang.

Taufiqur merinci bahwa hingga Senin (25/7), jenazah yang ditemukan terdiri dari tujuh perempuan dan empat pria. Sementara, korban yang selamat berjumlah 34 orang, terdiri dari 26 pria dan delapan perempuan.

“Saat ini mereka ditempatkan di ruang tahanan sementara di Kantor Imigrasi Johor Bahru,” ujar Taufiqur ketika dihubungi oleh CNNIndonesia.com.

Insiden terjadi ketika kapal laut yang ditumpangi sekitar 60 WNI dari Johor menuju Batam, Kepulauan Riau, tenggelam pada Sabtu (23/7). Taufiqur menyatakan bahwa kapal yang tenggelam adalah kapal yang berlayar tidak resmi alias jalur belakang.

Taufiqur memaparkan bahwa penyebab kapal tenggelam adalah cuaca yang buruk dengan gelombang laut yang sangat tinggi. “Baru lepas pantai sekitar 500 meter, kapal dimasuki oleh air, mesin kapal mati, sehingga terombang-ambing mereka,” kata Taufiqur.

Upaya pencarian hingga kini masih terus dilanjutkan selama beberapa hari ke depan. Masih ada sekitar 15 WNI yang belum diketemukan.

Kapal mengalami mati mesin sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada Sabtu (23/7). Sementara, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru mendapat laporan soal 34 WNI yang selamat dari otoritas Malaysia bahwa pada Minggu (24/7) pukul 05.00 waktu setempat.

Segera setelah menerima informasi tersebut Menlu RI meminta Taufiqur untuk menangani para korban. Taufiqur sendiri mengaku pihaknya sudah bertemu langsung dengan Kepala Polisi Johor Bahru dan Wakil Kepala Imigrasi Johor Bahru terkait upaya pemulangan WNI.

Sejauh ini, kedua otoritas tersebut sepakat untuk mempermudah proses pemulangan. “KJRI saat ini sudah mulai menyiapkan dokumen perjalanan bagi para korban, mungkin siang ini,” kata Taufiqur.

Dari 34 orang yang sejauh ini berhasil diselamatkan diketahui berasal dari NTB (10), Jawa Timur (9), Aceh(4), Sumatera Utara (4), NTT (3), Banten (2), Jambi (1) dan Sumatera Barat (1).

Sejak 2013 sekurangnya sudah terjadi tujuh kali peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut TKI tidak berdokumen melalui jalur tidak resmi. Dari tujuh peristiwa tersebut tercatat sekurangnya 152 orang meninggal dan hilang.

loading...