Angkasa Pura 2

Kepada Calon Perwira Remaja Akademi TNI/Polri, Jokowi: Hapus Mental Pungli!

Aksi Polisi FigurSelasa, 26 Juli 2016
jokowi1

SLEMAN (BeritaTrans.com) – Presiden Joko Widodo meminta Calon Perwira Remaja (Capaja) Akademi TNI/Polri 2016 berkarakter pemimpin demi reformasi di dua lembaga keamanan dan pertahanan itu. Dia berpesan, para perwira nantinya dapat bekerja dengan cepat sebagai bentuk kesiapan berkompetisi.

“Mental-mental pungutan liar (Pungli) itu karakter yang harus dihilangkan,” kata Jokowi di Gedung Sabang Merauke, Akademi Angkatan Udara, Sleman, Senin (25/7).

Menurutnya, aparat saat ini harus dapat melayani masyarakat dengan cepat dan tepat. Seluruh instansi, termasuk TNI dan Polri diinstruksikan tidak mempersulit pelayanan masyarakat.

Amanat serupa sempat disampaikan Jokowi saat Hari Bhayangkara. Dia menganggap, penghapusan Pungli merupakan bentuk reformasi Polri yang bermuara pada perubahan sikap dan perilaku yang lebih profesional, lebih berintergritas, dan penuh tanggung jawab.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan, Indonesia sekarang bersaing dengan negara bermentalitas kerja cepat dan sistematis. Sehingga, regulasi termasuk pungutan liar yang menghambat pelayanan harus dihapuskan.

“Sehingga yang dulu ragu-ragu bersaing, sekarang berani berkompetisi. Itu yang kami inginkan dari anak-anak muda di TNI dan Polri,” ucap dia.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, seluruh amanat yang disampaikan Jokowi kepada Capaja merupakan perintah presiden tak tertulis yang harus dilaksanakan dalam bertugas.

Pada kesmepatan yang sama, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian memastikan, jajarannya siap membimbing dan memberikan teladan kepada Capaja dalam meningkatkan soliditas TNI dan Polri sebagai bentuk pemantapan amanat presiden. (

loading...