Angkasa Pura 2

15 TKI Illegal Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan

DermagaRabu, 27 Juli 2016
perahu tki1

JOHOR BAHRU (BeritaTrans.com) – Sedikitnya 15 TKI illegal yang menjadi korban perahu tenggelam di perairan Johor, Malaysia, belum ditemukan sejak Sabtu (23/07). Regu penyelamat Malaysia dilaporkan masih menyisir perairan tersebut.

Upaya pencarian selama beberapa hari terakhir telah mendapatkan 15 jenazah, satu di antara mereka adalah bayi yang masih dalam kandungan ibunya.

Direktur Perlindungan WNI, Kemenlu RI, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan baru lima jenazah yang bisa diidentifikasi secara visual oleh keluarga mereka di Malaysia. Kelimanya dipulangkan ke Indonesia, pada Rabu (27/06).

Satu jenazah lagi masih dalam proses identifikasi jenazah. Adapun yang belum diidentifikasi keluarga berjumlah sembilan jenazah.

Adapun untuk 34 korban selamat, Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru sedang mempersiapkan surat perjalanan (SPLP) bagi mereka.

”Diharapkan dalam dua atau 3 hari ke depan proses pemulangan dapat dilakukan. Pemulangan akan dilakukan dengan kapal feri dari Johor menuju Tanjung Pinang. Selanjutnya akan diserahkan kepada RPTC (Rumah Perlindungan Trauma Center) yang dikelola oleh Dinsosnakertrans Tanjung Pinang untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” kata Lalu.

Puluhan WNI tersebut semula menumpang perahu dari Johor, Malaysia, menuju Batam, Indonesia. Di tengah laut mesin perahu tidak berfungsi dan sesaat kemudian perahu dihempas gelombang laut kemudian tenggelam.

Berdasarkan catatan Kemenlu, sejak 2013 telah terjadi 7 peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut WNI. Dari tujuh peristiwa tersebut tercatat sedikitnya 152 orang meninggal dunia dan hilang. (lia/sumber: bbc.com).