Angkasa Pura 2

Pekerjaan Fisik Megaproyek MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Capai 50 Persen

EmplasemenKamis, 28 Juli 2016
20130604_StartTahunIni_2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Manajemen PT MRT Jakarta terus melakukan percepatan pengerjaan fisik megaproyek senilai 1,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Hingga 30 Juni 2016, pengerjaan fisik MRT Koridor Selatan-utara Fase I dengan rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) sudah mencapai sekitar 50,84 persen.

Dengan rincian, untuk pekerjaan proyek pada struktur layang, pengerjaan fisik sudah mencapai 33,81 persen dan struktur bawah tanah sudah dikerjakan mencapai 68,02 persen.

Direktur Umum PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Dono Boestami, mengatakan, pekerjaan konstruksi yang sedang dilakukan saat ini, di antaranya pekerjaan konstruksi area depo MRT, pekerjaan pembuatan pondasi kolom jalur dan kolom untuk stasiun layang, pekerjaan pembangunan struktur boks stasiun bawah tanah serta pekerjaan pembuatan terowongan jalur bawah tanah.

“Pekerjaan konstruksi untuk membangun koridor jalur layang MRT, dari Lebak Bulus ke Sisingamangaraja, terus intensif dilakukan,” kata Dono di Kantor MRT Jakarta, Wisma Nusantara, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).

Pekerjaan yang sedang dilakukan meliputi, pekerjaan konstruksi area depo MRT di Lebak Bulus, pekerjaan pemasangan gelagar atau box girder serta pekerjaan pembuatan pondasi kolom jalur dan kolom stasiun layang.

Menurutnya, pada konstruksi jalur layang, saat ini sudah terdapat dua buah launching gantry yang digunakan untuk memasang gelagar. Launching gantry yang pertama bergerak memulai pekerjaan pemasangan gelagar dari utara tepatnya di Jalan Fatmawati (depan jalan Madrasah) menuju arah selatan, tepatnya di Jalan TB Simatupang. Pencapaian per 26 Juli 2016, telah terpasang sejumlah 15 bentang (span).

Sedangkan launching gantry yang kedua, bergerak memulai pekerjaan pemasangan gelagar dari arah selatan, tepatnya di area eks lahan Polri Lebak Bulus menuju arah utara (Jalan TB Simatupang). Pencapaian per 26 Juli telah terpasang 5 span.

“Untuk satu bentang (span) yang menghubungkan antara satu kolom dengan kolom lainnya, memiliki panjang sekitar 40 meter,” ujarnya. (lia/sumber: beritasatu).

loading...