Angkasa Pura 2

Pertamina Luncurkan Dexlite Tekan Subsidi Solar Sampai 15 Persen

Energi KoridorSenin, 1 Agustus 2016
Biosolar-Pertamina

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pertamina telah bekerja keras dan mampu meringankan beban pemerintah dalam pengeluaran subsidi bahan bakar minyak (BBM). BUMN migas itu meluncurkan BBM jenis baru Dexlite sebagai substitusi solar yang disubsidi pemerintah.

“Dengan beralihkan konsumsi Solar ke Dexlite, maka akan mengurangi subsidi negara untuk BBM khususnya subsidi solar,” kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik Sofyano Zakaria yang dihubungi beritatrans.com di Jakarta, Senin (1/8/2016).

Berdasarkan data Pertamina, menurut Sofyano, pemakain BBM dexlite sebesar 200 ribu liter/hari. “Jumlah itu telah meringankan subsidi BBM solar sebesar 15 persen,” jelas dia.

Puskepi menilai, program yang telah dilakukan oleh Pertamina, sudah cukup bagus dalam menekan besaran subsidi oleh negara untuk BBM.

“Artinya apa yang telah dilakukan Pertamina, yakni sedikit bicara tetapi telah banyak berbuat,” ungkapnya.

Sebelumnya, akhir Juni 2016, PT Pertamina (Persero) Kalbarteng, telah meluncurkan BBM jenis dexlite, yakni produk bahan bakar diesel non subsidi terbaru.

Dexlite merupakan bahan bakar diesel yang memiliki spesifikasi, kualitas, dan harga di antara Pertamina dex dan solar dengan angka cetana 51.

“Jumlah itu lebih tinggi dari solar dengan cetana 48,” kata Retail Fuel Marketing Manager Region VI Kalimantan, Asep Wicaksono.

Selain itu, kandungan sulfur dexlite hanya maksimum 1.200 ppm, dibandingkan dengan solar yang maksimum 2.000 ppm, jelasnya.

“Sehingga dengan karateristik tersebut dexlite sangat cocok untuk kendaraan-kendaraan diesel modern, seperti toyota kijang innova diesel, isuzu phanter, dan kendaraan double cabin 4×4 lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap BBM dexlite menjadi alternatif pilihan bagi konsumen yang menginginkan bahan bakar lebih baik dari produk BBM jenis solar dengan harga yang lebih terjangkau,” tegas Asep.(helmi)

loading...