Angkasa Pura 2

Kementerian PUPR Akan Bangun Dua Jalan Tol Menuju Objek Wisata Danau Toba

Destinasi KoridorSelasa, 2 Agustus 2016
Hermanto Dardak PU

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun dua ruas tol baru di Sumatera Utara. Jalan tol tersebut adalah Tebing Tinggi-Siantar dan Siantar-Parapat. Pembangunan infrastruktur jalan tol ini diharapkan mampu mempercepat perjalanan menuju objek wisata Danau Toba sekaligus menggairahkan industri pawirisata di kawasan ini.

Proyek jalan Tebing Tinggi-Siantar dan Siantar-Parapat tersebut saat ini sedang dalam tahap uji kelayakan (feasibility study/FS), dan rencananya akan mulai dibangun pada 2017.

“Kedua ruas tersebut akan menghemat waktu sampai dengan kurang lebih satu jam dari Tebing Tinggi menuju Danau Toba,” kata Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hermanto Dardak, dikutip dari situs Kementerian PUPR, Selasa (2/8/2016).

Pembangunan infrastruktur sangat penting untuk mendukung pengembangan kawasan Danau Toba, yang akan menjadi basis pariwisata pada Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) Metro Medan-Tebing Tinggi-Dumai-Pekanbaru.

Dardak menyampaikan, beberapa jalan di sekitar kawasan Danau Toba statusnya akan ditingkatkan menjadi jalan nasional, salah satunya adalah jalan lingkar luar di sekitar Danau Toba sepanjang 360 kilometer (km). “Hal ini merupakan wahana peningkatan pelayanan pengembangan Danau Toba sebagai wisata nasional maupun kelas dunia,” kata Dardak.

Untuk kawasan sekitar Danau Toba, saat ini di Kabupaten Samosir akan dibangun Jembatan Tano Ponggol, yang menghubungkan Pulau Samosir dan Pulau Sumatera. Jembatan Tano Ponggol ini potensial untuk pengembangan perekonomian warga yang berada di Pulau Samosir.

“Kami merancang konsep jembatan ini dengan tiga pilar yang sesuai dengan estetika adat dan budaya Sumatera,” kata Dardak seperti dikutip laman detikcom.

Kemudian Kementerian PUPR juga memiliki beberapa program pendukung, seperti normalisasi saluran Tano Ponggol, pembersihan eceng gondok di Danau Toba dan nantinya akan ada cruise atau pelayaran yang dapat membawa wisatawan mengelilingi Pulau Samosir.

“Kementerian PUPR akan terus memantau pembangunan infrastruktur yang mendukung kawasan pariwisata, termasuk rencana pembangunan livable city atau kota layak huni di sekitar kawasan Danau Toba,” tegas Dardak.(helmi/dtc)

loading...