Angkasa Pura 2

Ditjen Hubla Dorong Pelaut Manfaatkan Fasilitas Pembuatan Buku Pelaut Online

DermagaRabu, 3 Agustus 2016
Pelaut_Indonesia

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan mendorong para pelaut agar memanfaatkan fasilitas layanan pembuatan buku pelaut secara online. Saat ini ada 19 lokasi pembuatan buku pelaut secara online.

“Para pelaut Indonesia yang akan membuat dan mengurus buku pelaut segera mengurusnya secara online di lokasi yang telah disebutkan di atas,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Ir. A Tonny Budiono, MM, di Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Buku pelaut merupakan dokumen resmi yang berbentuk buku dan dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, untuk keperluan pelayaran.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM. 30 Tahun 2008 tentang Dokumen Identitas Pelaut, disebutkan bahwa setiap orang yang bekerja sebagai awak kapal pada kapal niaga berukuran 35 GT atau lebih, untuk kapal motor ukuran 105 GT atau lebih untuk kapal tradisional atau kapal perikanan berukuran panjang 12 meter atau lebih wajib memiliki Buku Pelaut.

“Buku Pelaut diberikan kepada pelaut yang memiliki sertifikat keahlian pelaut atau sertifikat keterampilan pelaut serta taruna yang akan melaksanakan praktik berlayar di kapal,” katanya.

Lebih lanjut Direktur Jenderal Perhubungan Laut menegaskan bahwa pihaknya tidak ada kompromi terhadap praktik kecurangan di dalam pembuatan Buku Pelaut.

“Sudah tidak ada lagi cerita itu. Selaku Direktur Jenderal Perhubungan Laut, saya akan mengikis habis dan tidak pernah akan mentolerir terjadinya praktik kecurangan yang terjadi di institusi saya tanpa terkecuali,” tegas Tonny Budiono.

Dirjen Tonny meyakini, pembuatan Buku Pelaut secara online akan meminimalisir terjadinya hal-hal yang akan menyusahkan para pelaut didalam mengurus dokumennya. (aliy)