Angkasa Pura 2

Pembuatan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi

DermagaRabu, 3 Agustus 2016
Hubla6

JAKARTA (beritatrans.com) – Berusaha meningkatkan terus pelayanan kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memberi kemudahan bagi para pelaut yang ingin melakukan pembuatan Buku Pelaut melalui sistem online.

Dirjen Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, mengungkapkan, melalui proses online, maka pelaut yang akan membuat Buku Pelaut dapat memeroleh kemudahan dan kepastian, lebih transparan, proses pengurusan jauh lebih cepat, dan bisa diakses darimana pun.

“Di samping itu, program Pembuatan Buku Pelaut secara Online ini bertujuan mendata jumlah pelaut Indonesia ke dalam database Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sehingga pemerintah akan lebih mudah melakukan pengawasan bagi para pelaut Indonesia,” jelas Tonny di Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Menurut Tonny, dengan sistem baru ini, agar masyarakat menyadari bahwa pembuatan Buku Pelaut itu mudah dan cepat dengan prosedur resmi sesuai ketentuan, sehingga para pelaut akan semakin aman dan nyaman didalam pengurusan dokumen pelaut.

“Tidak ada kompromi terhadap praktek kecurangan di dalam pembuatan Buku Pelaut. Saya akan mengikis habis dan tidak pernah akan mentolerir terjadinya praktek kecurangan yang terjadi di institusi saya tanpa terkecuali” tegas Tonny.

Pembuatan Buku Pelaut secara online tentunya akan meminimalisir terjadinya hal-hal yang akan menyusahkan para pelaut didalam mengurus dokumennya.

Saat ini pembuatan Buku Pelaut Online dapat dilakukan di 19 (sembilan belas) lokasi yaitu Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Belawan, Kanpel Batam, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas.

Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Perak, KSOP Benoa, Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Makassar, KSOP Bitung, KSOP Banten, KSOP Palembang, KSOP Jambi, KSOP Cirebon, KSOP Cilacap, KSOP Dumai, KSOP Gresik, KSOP Sunda Kelapa, Kantor Atase Perhubungan Jepang dan Kantor Atase Perhubungan Singapura.

Selain di 19 lokasi tersebut, rencananya pada tahun 2017 mendatang, Ditjen Hubla akan menyiapkan pembuatan Buku Pelaut Online di 30 lokasi lainnya, antara lain di Kantor KSOP Lhokseumawe, Teluk Bayur, Pekanbaru, Tanjung Balai Karimun, Pulau Sambu, Pulau Baai, Kuang, Tanjung Pinang, Panjang, Tanjung Wangi, Lembar, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Tarakan.

Tanjung Laut, Samarinda, Balikpapan, Manado, Pantoloan, Pare-Pare, Kendari, Bau-Bau, Ambon, Ternate, Sorong, Biak, Jayapura, Kantor Atase Perhubungan Kuala Lumpur, dan Atase Perhubungan London.(omy)