Angkasa Pura 2

Stasiun Malang Akan Dilengkapi Bangunan Baru Untuk Layani Rute Berbeda

EmplasemenJumat, 5 Agustus 2016
stasiun-kota-baru-malang

MALANG (BeritaTrans.com) – Stasiun Kota Baru Malang akan berganti rupa dipisah menjadi 2 bangunan.

Stasiun Baru Kota Malang ini akan terbagi dalam dua area yang melayani rute berbeda. Rencana pembangunan Stasiun Kota Baru Malang ini dijelaskan oleh Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) VIII Surabaya Suprapto, Kamis (4/8/2016).

”Stasiun akan terbagi menjadi dua. Bangunan lama dan bangunan baru,” ujarnya kepada malangtimes.

Bangunan lama dengan tetap mengusung wujud Stasiun Kota Baru Malang yang selama ini masyarakat tahu. Tanpa mengubah bentuk aslinya, karena stasiun ini merupakan stasiun yang termasuk cagar budaya yang harus dipertahankan

”Stasiun lama ini tetap dipertahankan sesuai bentuk aslinya karena merupakan cagar budaya. Nantinya stasiun ini untuk perjalanan jarak dekat,” ujar Suprapto.

Sementara itu untuk bangunan baru akan dibangun di sisi utara kompleks stasiun yang menghadap ke Jalan Panglima Sudirman, dan nantinya akan melayani rute-rute jauh. Seperti Malang-Bandung,Malang-Jakarta. Ia menjelaskan dua bangunan ini memang terpisah namun akan tetap terhubung

”Akan ada semacam fly over yang akan menjadi penghubungnya,” jelas Suprapto. Dengan konsep ini, arus penumpang di dalam Stasiun Kota Baru Malang bisa lebih teratur.

Selain itu, PT KAI juga akan membangun tempat parkir yang representatif. Harus diakui, parkir yang ada saat ini terkesan semrawut dan memakan ruas jalan.

“Proyek revitalisasi stasiun dijadwalkan rampung sebelum tutup tahun 2017. Proyek ini menjadi salah satu prioritas PT KAI. Alasannya, jumlah penumpang di Stasiun Baru Kota Malang mengalami peningkatan signifikan dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Saat ditanya berapa alokasi dana untuk proyek revitalisasi stasiun ini, Suprapto menjelaskan pihaknya belum bisa mengungkapkannya sekarang. Sebab, rencana revitalisasi ini masih masuk tahapan DED (detail engineering design).

”Yang jelas jumlahnya cukup besar. Nanti kalau DED selesai, baru akan kita sampaikan. Karena akan kami lelang juga,” tambah Suprapto. (lia).

loading...