Angkasa Pura 2

Hendak Bekerja Di Jakarta, 17 Anak Perempuan Di Kapal Bahari Diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Priok

DermagaMinggu, 7 Agustus 2016
images (28)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Petugas piket Reskrim Pelabuhan Tanjung Priok yang dipimpin oleh AKP Viktor Ingkiriwang berhasil mengamankan belasan bocah dari kapal KM Bahari asal Pontianak, yang bersandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapal tersebut mengangkut 19 orang anak yang diduga berusia di bawah umur yang nantinya akan bekerja di sebuah perusahaan jasa bordir. Pemilik usaha dimintai keterangan dan dikenai sanksi.

Dari serangkaian pemeriksaan 15 orang diketahui berkelamin perempuan di bawah umur, di antaranya DS (16), L (16), Me (16), R (16), Y (17), S (18), Ma (18), E (15), I (16),Ne(17), P (13), J(14), N(15), dan H (15). Tiga lainnya adalah, Lasmi (28), Dedi (29) dan Safeei (20), sedangkan 1 penumpang lainnya belum terkonfirmasi.

“Oleh BSD, 19 korban ini akan dipekerjakan sebagai operator mesin bordir. Sistem kerja yang diterapkan dibagi jadi dua shift. Untuk siang dari jam 08.00-20.00 WIB, istirahat kam 12.30-13.30 WIB. Selanjutnya diaplus jam 20.00-08.00, istirahat jam 00.30-01.30 WIB,” terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKNP Hanny Hidayat pada Tribunnews.com, Minggu (7/8/2-16).

Kepolisian pun telah melakukan pengecekan tempat lokasi home industri milik BSD di Jelambar Jakbar.

“Kami sudah memanggil pemilik Usaha Jasa Bordir pakaian itu, dan kami telah memperoleh keterangan mengenai usahanya”, ujar Hanny.

BSD (42) yang diketahui juga berasal dari Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat ini menjalankan usahanya di Jalan Budi Mulia, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Barat. Usaha yang dijalankan sejak bulan Maret 2016 ini sebelumnya dikelola oleh rekannya. (aliy).